Pemain Timnas, Ricky Pratama Dilaporkan ke Polisi: Dugaan Aniaya Pacar
Striker Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan terhadap pacar.
Kekasih Ricky berinisial AD melaporkan Ricky ke Polda Sulawesi Selatan. Kuasa hukum AD yaitu Eko Saputra membenarkan hal tersebut.
"Betul, siang tadi (Minggu, 15 Februari) kami ke Polda Sulsel. Kami sudah melaporkan RP dugaan penganiayaan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TKP (penganiayaan) nya itu di kos korban," kata Eko seperti dikutip dari Detik.
AD yang berasal dari Magelang ini tinggal di kos-kosan dekat mes Pemain PSM Makassar, tempat Ricky saat ini bernaung. Peristiwa itu kemudian disebut Eko terjadi pada 6 Februari saat PSM sedang melakukan persiapan tandang menuju Yogyakarta.
Lebih lanjut, Eko menyatakan AD mengalami mendapat cekikan dan juga ancaman pembunuhan.
"Tepat di tanggal 6 (Februari) itu rencana PSM mau away ke Yogya sebelum berangkat itu terjadi cekcok."
"Dari hasil rekam medis klien kami ada bekas cekik di leher, di lengan ada bekas cakaran, dan klien kami juga diancam mau dibunuh," tutur Eko.
Setelah keributan itu, AD meminta Ricky untuk memulangkannya ke Magelang. Dalam keterangan yang disampaikan Eko, AD akhirnya dibelikan tiket tetapi kemudian ditinggalkan di bandara.
"Tiket dibelikan, tapi setibanya di bandara Jogja klien kami ditinggalkan," tutur Eko.
Ricky Pratama sempat mendapat panggilan Timnas Indonesia era Shin Tae Yong, Indra Sjafri, dan Gerald Vanenburg. Ia jadi anggota Timnas Indonesia U-20 kemudian berlanjut ke Timnas Indonesia U-23.
(ptr)