Kata-kata Vinicius Usai Diduga Diejek Monyet oleh Pemain Benfica

CNN Indonesia
Rabu, 18 Feb 2026 08:38 WIB
Vinicius Junior mengangkat kedua tangannya saat diejek suporter Benfica. (REUTERS/Rodrigo Antunes)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain Real Madrid Vinicius Junior menyebut pemain Benfica Gianluca Prestianni pengecut karena diduga meledeknya monyet sembari menutup mulutnya dengan jersey.

"Apakah para rasis, di atas segalanya, adalah orang-orang yang lemah? Apakah mereka perlu memasukkan kaos ke mulut mereka untuk menunjukkan betapa lemahnya mereka?" kata Vinicius di Instagram usai jadi korban rasisme pada Rabu (18/2) dini hari WIB.

"Namun, mereka memiliki perlindungan dari pihak lain yang secara teoritis berkewajiban untuk menghukum apa yang terjadi hari ini. Ini adalah hal baru dalam hidup saya dan keluarga saya," ucap Vinicius.

Vinicius Junior mencetak gol indah untuk membawa Real Madrid menang 1-0 atas Benfica pada pertandingan leg pertama play off babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.

Pertandingan di Stadion Da Luz, pada Rabu (18/2) dini hari WIB ini berlangsung dengan sejumlah drama.

Dalam laga ini Real Madrid mampu memimpin pada menit ke-50 lewat gol indah Vinicius Junior usai meneruskan umpan Kylian Mbappe dalam situasi serangan balik.

Gol berawal dari serangan balik Real Madrid yang diinisiasi Mbappe di sisi kanan pertahanan Benfica. Kemudian Mbappe mengirimkan umpan kepada Vinicius yang bergerak di kiri lapangan.

Kemudian, Vinicus melepaskan tendangan spektakuler dari sudut kotak penalti Benfica yang melahirkan gol indah.

Vinicius langsung merayakan golnya dengan menari-nari di depan bendera sepak pojok. Namun karena tariannya dinilai terlalu vulgar maka wasit mengganjar Vinicius dengan kartu kuning. Vinicius tampak protes kepada wasit karena mendapatkan kartu kuning.

Sesaat jelang Benfica melakukan sepak mula, Vinicius kembali menghampiri wasit karena mendapatkan dugaan rasis dari pemain Benfica Gianluca Prestianni.

Dari sejumlah media Eropa, disebutkan bahwa Vinicius diledek 'monyet' oleh Presianni. Vinicius yang tidak terima dengan serangan rasis tersebut, menolak untuk melanjutkan pertandingan.

Namun setelah sempat terhenti selama 10 menit, Vinicius akhirnya kembali ke lapangan dan pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

"Saya mendapat kartu kuning karena merayakan gol. Saya masih tidak mengerti mengapa. Di sisi lain, itu hanyalah protokol yang dieksekusi dengan buruk dan tidak ada gunanya," ucap Vinicius mengkritik wasit.

"Saya tidak suka berada dalam situasi seperti ini, terlebih lagi setelah kemenangan besar dan pemberitaan yang ramai," kata Vinicius menambahkan.

(rhr/rhr/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK