Khawatir Senjata Makan Tuan, Ratchaburi Ogah Parkir Bus Lawan Persib
Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, menegaskan timnya tak akan tampil dengan skema parkir bus saat melawan Persib Bandung.
Pertandingan Persib versus Ratchaburi akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam. Ini adalah pertandingan leg kedua babak 16 besar.
Situasinya saat ini, Ratchaburi unggul dengan skor 3-0. Skor ini tercipta pada leg pertama, pekan lalu. Meski punya modal 3-0, Srimaka menegaskan tak akan tampil negatif.
"Meski akan ada momen bertahan, tergantung situasi lapangan, mereka [pemain] tetap memegang teguh filosofi permainan dari leg pertama," kata Srimaka dilansir dari laman resmi Persib.
Sebelumnya, saat pertemuan pertama di Thailand, Ratchaburi tampil terbuka. Ratchaburi menguasai ball possession dan membuat kubu Maung Bandung kehilangan konsentrasi.
Menurut Srimaka, hal sama akan diberlakukan. Tanpa menjelaskan maksud dan tujuan, mantan striker timnas Thailand ini menyebut filosofi permainan timnya tak berubah.
Sebaliknya, panik dengan menerapkan skema parkir bus atau menumpuk pemain di pertahanan bisa menjadi titik lemah. Saat main bertahan, Persib akan leluasa menekan.
Untuk menghindari tuan rumah tampil menggila, Ratchaburi harus pula tampil menyerang. Dengan tampil menyerang, kans lawan menciptakan empat gol tanpa balas akan berkurang.
Sementara Bojan Hodak percaya tim asuhannya bisa membuat gebrakan di kandang. Status tertinggal 0-3 memang berat, tetapi tidak ada yang mustahil dalam sepak bola.
"Rasa tidak puas muncul karena tim merasa seharusnya bisa berbuat lebih banyak pada laga pertama," kata Hodak dalam pers menjelang pertandingan GBLA, Selasa 17 (17/2).
(abs/jun)