Valverde Heran Tak Ada Kamera Rekam Prestianni Ledek Vinicius Monyet
Kapten Real Madrid Federico Valverde tak percaya puluhan kamera di stadion tidak satupun yang merekam ucapan rasialis Gianluca Prestianni kepada Vinicius Junior dalam laga leg pertama babak playoff 16 besar Liga Champions pada Rabu (18/2) dini hari WIB.
Prestianni diduga menyebut Vinicius 'mono' atau monyet usai pemain Real Madrid itu selebrasi berlebihan di sudut lapangan yang juga berujung kartu kuning.
"Sungguh tidak bisa dipercaya bahwa, dengan puluhan kamera di stadion, tidak satu pun yang bisa menangkap [ucapan rasialis Prestianni], tetapi jika Anda menutup mulut saat mengatakan sesuatu, itu sudah 'banyak berbicara'," kata Valverde dikutip dari Al Jazeera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut rekan-rekan setim yang berada di dekat saya, mereka mendengar sesuatu yang sangat buruk. Banyak orang telah berjuang melawan rasialisme dalam sepak bola, Vinicius adalah salah satunya. Saya bangga padanya dan permainannya yang hebat," kata Valverde menambahkan.
Kantor berita Associated Press telah melaporkan bahwa kamera televisi merekam detik-detik ketika Vinicius Junior melaporkan kepada wasit bahwa Prestianni telah menyebutnya sebagai 'monyet'.
Dalam laga ini Real Madrid mampu memimpin pada menit ke-50 lewat gol indah Vinicius Junior usai meneruskan umpan Kylian Mbappe dalam situasi serangan balik.
Gol berawal dari serangan balik Real Madrid yang diinisiasi Mbappe di sisi kanan pertahanan Benfica. Kemudian Mbappe mengirimkan umpan kepada Vinicius yang bergerak di kiri lapangan.
Kemudian, Vinicus melepaskan tendangan spektakuler dari sudut kotak penalti Benfica yang melahirkan gol indah.
Vinicius langsung merayakan golnya dengan menari-nari di depan bendera sepak pojok. Namun karena tariannya dinilai terlalu vulgar maka wasit mengganjar Vinicius dengan kartu kuning. Vinicius tampak protes kepada wasit karena mendapatkan kartu kuning.
Sesaat jelang Benfica melakukan sepak mula, Vinicius kembali menghampiri wasit karena mendapatkan dugaan rasis dari pemain Benfica Gianluca Prestianni.
Dari sejumlah media Eropa, disebutkan bahwa Vinicius diledek 'monyet' oleh Presianni. Vinicius yang tidak terima dengan serangan rasis tersebut, menolak untuk melanjutkan pertandingan.
Namun setelah sempat terhenti selama 10 menit, Vinicius akhirnya kembali ke lapangan dan pertandingan dapat dilanjutkan kembali.
(rhr/rhr/abs)