Bojan Hodak Semprot Fans Persib yang Onar: 100 Orang Merusak, Meneror

CNN Indonesia
Kamis, 19 Feb 2026 07:40 WIB
Bojan Hodak menyoroti perilaku suporter Persib yang berupaya masuk ke lapangan setelah laga melawan Ratchaburi. (Arsip Persib)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kesal dengan kelakuan suporter yang memasuki arena pertandingan setelah laga melawan Ratchaburi dalam leg kedua 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).

Hodak terang-terangan mengekspresikan rasa gemas atas kejadian selepas wasit meniup peluit panjang dalam wawancara pascapertandingan.

Menurutnya suporter adalah bagian penting dari klub, namun ada segelintir pihak yang merusak nama besar Persib.

"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan. Bisa dilihat juga tadi Ratchaburi tidak mudah bermain di sini dan itu keuntungan bagi kami," kata Hodak membuka pernyataan soal fans Maung Bandung.

"Tapi ada seratus orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya," ucapnya kemudian.

Hodak berharap suporter Persib tetap bisa mendukung Beckham Putra dan kawan-kawan karena kekuatan pemain ke-12 tersebut terbukti membawa semangat.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," tukasnya.

Hodak bahkan sampai ikut menenangkan suporter yang turun dari tribune ke lapangan. Aksi Hodak tersebut terekam dan beredar di media sosial.

Hodak bersama beberapa pemain Persib seperti Eliano Reijnders, Layvin Kurzawa, dan Dedi Kusnandar meminta fans Persib untuk kembali ke tribune.

Suporter yang semula hendak masuk ke lapangan pun mundur teratur.

Baca selengkapnya di sini.

(nva/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK