Media Thailand: Persib Terancam Sanksi Berat dari AFC
Media Thailand Siam Sport menyebut Persib Bandung terancam sanksi berat imbas ulah suporter yang turun ke lapangan usai disingkirkan Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two.
Menurut Siam Sport, Persib bisa terkena sanksi denda dalam jumlah yang besar hingga larangan bermain tanpa penonton jika kembali tampil di ACL Two musim depan.
"Persib Bandung bisa menghadapi sanksi berat dari AFC, mulai dari denda yang besar hingga larangan menggunakan kandang mereka atau dipaksa bermain tanpa penonton musim ini," tulis Siam Sport.
"Ini setelah [Persib] membiarkan kerusuhan kecil terjadi yang mencoreng reputasi sepak bola ASEAN."
Kegagalan Persib melangkah ke babak perempat final ACL Two memang ternoda dengan tingkah segelintir suporter yang hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) malam WIB. Sejumlah suporter turun ke lapangan tidak lama setelah wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Suporter yang masuk ke lapangan itu berlari ke arah lapangan. Situasi itu membuat pemain Ratchaburi dan korps baju hitam langsung berlari masuk ke ruang ganti Stadion GBLA.
Aksi sebagian kecil suporter itu coba dihalau oleh para pemain Maung Bandung yang meminta suporter kembali ke tribun. Bahkan, pelatih Persib Bojan Hodak ikut turun tangan mencegah aksi yang tidak seharusnya dilakukan oleh suporter tersebut.
Persib sendiri harus menerima kenyataan pahit di laga ini. Tim asuhan Bojan Hodak tersingkir di babak 16 besar meski berhasil meraih kemenangan 1-0 di hadapan publik sendiri berkat gol Andrew Jung.
Namun kemenangan dengan skor 1-0 ini tidak cukup. Hal ini lantaran Persib kalah dengan skor mencolok 0-3 pada pertemuan pertama di markas Ratchaburi.
(jal/ptr)