Top 3 Sports: Dewa Jadi Harapan di Asia, Janice Masuk 40 Besar WTA
Sejumlah berita olahraga nasional dan internasional menjadi sorotan pembaca CNN Indonesia pada Kamis (19/2). Berikut tiga berita top 3 sports.
Tersingkirnya Persib Bandung dari babak 16 besar Asia Champions League (ACL) Two 2025/2026, membuat harapan Indonesia di pentas Asia tinggal kepada Dewa United.
Berikut ini tiga berita nasional dan internasional yang paling mendapat perhatian besar dari pembaca Indonesia dalam 24 jam terakhir pada Kamis (19/2).
1. Persib Tersingkir, Dewa Jadi Harapan
Dewa United menjadi harapan Indonesia di ajang Asia setelah Persib Bandung tersingkir dari AFC Champions League Two (ACL 2).
Persib gagal melangkah ke babak perempat final ACL 2 setelah hanya menang 1-0 atas Ratchaburi FC dalam leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2).
Meski menang, namun Persib tetap tidak bisa melanjutkan petualangan di AFC Champions League Two karena kalah agregat 1-3 usai digilas 0-3 pada leg pertama di markas Ratchaburi.
2. Janice Tjen Masuk 40 Besar WTA
Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen,tampil impresif dalam Dubai Championships 2026, yang hal tersebut mengantarnya masuk jajaran 40 besar dalam ranking dunia (WTA).
Janice berhasil menembus babak 16 besar di Dubai Championships 2026. Keberhasilan tersebut membuat Janice Tjen mendapatkan tambahan poin yang cukup besar.
Hal itu lantaran Dubai Championships masuk kategori WTA 1000. Karena itulah, tiap kemenangan Janice diganjar poin besar. Dari peringkat 50 besar, kini Janice masuk 40 besar.
3. Media Arab Puji Wasit Persib vs Ratchaburi
Media Arab Saudi menyebut AFC memuji wasit Majed Al Shamrani yang memimpin pertandingan Persib Bandung vs Ratchaburi FC dalam leg dua 16 besar AFC Champions League Two, Rabu (19/2).
Dalam laga tersebut Persib menang 1-0 atas Ratchaburi melalui gol Andrew Jung. Pertandingan itu juga diwarnai kartu merah Uilliam Barros pada menit ke-45+5.
Wasit Majed Al Shamrani jadi sorotan kubu Persib dalam pertandingan itu. Wasit asal Arab Saudi tersebut membuat sejumlah keputusan kontroversial yang merugikan Maung Bandung.
(abs)