Persib Tersingkir dari ACL 2, Alarm Bahaya bagi Borneo dan Persija

CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 08:00 WIB
Setelah tersingkir dari Asian Champions League 2, Persib Bandung fokus ke Super League dan itu jadi ancaman untuk Borneo FC dan Persija.
Persib Bandung kini fokus ke Super League usai tersingkir dari Asia Champions League Two. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kegagalan Persib Bandung menembus babak perempat final Asian Champions League Two membuat Borneo FC dan Persija dalam bahaya.

Persib tersingkir dari ACL 2 setelah menang 1-0 atas Ratchaburi. Kemenangan pada leg kedua pertandingan ini membuat Maung Bandung kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi.

Dengan tersingkir dari pentas kontinental, artinya pula Persib tinggal fokus pada satu ajang saja. Satu-satunya ajang tersisa bagi tim asuhan Bojan Hodak ini adalah Super League.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Persib bertengger di puncak klasemen sementara Super League dengan 47 poin dari 20 pertandingan. Poin Persib hanya terpaut satu angka dengan Borneo FC di posisi kedua.

Bedanya, Persib masih punya satu pertandingan tunda. Pertandingan tersebut adalah Borneo FC versus Persib, yang seharusnya berlangsung pada pekan ke-21.

Pertandingan ini akan berlangsung di markas Borneo FC pada 15 Maret 2026. Pertandingan ini akan menjadi sarana balas dendam, sebab sebelumnya Borneo kalah di markas Persib.

Terlepas dari itu, kini Marc Klok dan kawan-kawan dalam mode fokus ke Super League. Kini, sasaran utama Pangeran Biru, julukan lain Persib, adalah mempertahankan gelar.

Hal ini menjadi alarm bagi Borneo F dan Persija. Keduanya adalah tim yang paling berpotensi menggagalkan Persib meraih gelar juara untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Saat ini Persija mengoleksi 44 poin dari 21 pertandingan atau berjarak tiga poin. Dengan 11 pertandingan tersisa, segala kemungkinan masih mungkin terjadi.

Setidaknya, Persija masih punya peluang mengalahkan Persib di kandang. Pertandingan ini, selain laga Borneo versus Persib, bisa menjadi sarana menggagalkan lawan meraih gelar.

Namun, untuk memastikan hal itu bisa terwujud, Borneo dan Persija tidak boleh kalah dalam sisa kompetisi musim ini. Jika sekali tergelincir, sedangkan Persib mulus, berarti gelar lepas.

Hal inilah yang membuat Borneo dan Persija dalam mode waspada. Keduanya harus bisa memastikan setiap pertandingan berjalan dengan skema yang diinginkan, meraih poin penuh. 

[Gambas:Video CNN]

(abs)