Marc Marquez dan Ducati Belum Sepakat Kontrak Baru karena Duit
Masalah kontrak kerja baru Marc Marquez dengan Ducati tinggal menunggu kesepakatan masalah uang.
Kontrak Marquez di tim utama Ducati bakal berakhir pada 2026. Peluang pembalap veteran asal Spanyol bertahan di tim dari Italia terbuka lebar. Gelar juara MotoGP 2025 jadi bukti padu padan yang apik antara kedua pihak.
Satu masalah yang mengganjal adalah urusan duit. Sosok manajer kawakan di kancah MotoGP, Carlo Pernat, membedah hal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[Kontrak baru] itu akan terjadi kalau mereka mencapai kesepakatan finansial, karena dia [Marquez] telah mengorbankan begitu banyak hal dan begitu banyak uang dalam dua tahun terakhir untuk kembali dari 'neraka ke surga'," ucap Pernat dilansir dari Motosan.
"Sekarang, seperti semua juara, dia mau meraih untung, dan itu yang sedang mereka negosiasikan," jelas pria yang pernah menjadi manajer pembalap-pembalap MotoGP seperti Loris Capirossi hingga Enea Bastianini.
Menurut Pernat, kontrak baru Ducati untuk Marquez bisa muncul dengan beragam format. Yang terpenting untuk disepakati adalah soal uang.
"Menurut opini saya, ya, lebih ke masalah finansial. Karena jika kesepakatan satu [musim] plus satu [musim], itu adalah hal lain, kalau cuma satu tahun, itu beda lagi, kalau dua tahun langsung, itu hal lain lagi. Selalu uang yang jadi pertanyaan, ingat itu," beber Pernat.
Kontrak baru Ducati dan Marquez tidak hanya menyangkut dua kubu saja, melainkan juga berpotensi terkait dengan sponsor. Kedekatan Marquez dengan salah satu minuman energi membuat Ducati bisa saja mendapat sponsor dari jenama yang tenar dengan lambang banteng merah.
Pernat menilai Red Bull bisa saja menjadi sponsor Ducati, menggeser Monster, pada 2027 jika Marquez masih di tim tersebut.
"Menurut pendapat saya, ya, karena dia sudah terlibat di motocross. Dan Marquez akan terus lanjut, juga karena sponsor seperti Monster, yang menghasilkan banyak uang, tida dapat mengabaikan pembalap yang menjadi pemenang."
"Mereka bisa saja tetap diam dan memberi uang banyak atau Red Bull mendekati Ducati mulai 2027 dan setelahnya, juga karena kontrak dengan Monster berakhir pada 2026. Tetapi Red Bull tidak pernah mengkhianatinya, karena dia berhutang banyak kepada mereka sepanjang kariernya," tukas Pernat.
(nva/jun)