Putri KW Beber Target di All England 2026 dan Beratnya Lawan Top 4 BWF
Tungga putri badminton Indonesia, Putri Kusuma Wardani membeberkan target di All England 2026 dan tantangan melawan Top 10 BWF.
"Target aku bisa masuk delapan besar dulu saja," kata Putri di sela-sela latihan pelatihan nasional (pelatnas) PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/2) siang.
Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada nomor tunggal putri. Dalam turnamen level 1.000 BWF ini Putri sudah ditunggu pada unggulan yang siap melahapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Putri menempati peringkat keenam BWF. Namun, langkah dara 23 tahun ini selalu terhenti saat berhadapan dengan pemain yang rankingnya lebih tinggi, seperti An Se Young dan Chen Yu Fei.
Dalam dua tahun terakhir, Putri belum meraih gelar juara. Podium tertinggi terakhirnya adalah Korea Masters 2024. Pada 2025, pencapaian terbaik Putri adalah runner up Hylo Open dan Australia Open.
Putri mengatakan, persaingan melawan atlet top 10 BWF masih sama dengan sebelumnya. Setiap pertandingan punya kesulitan dan tantangannya sendiri-sendiri.
"Kalau persaingan, menurut aku dari top 10 dan top 32 itu masih sama, sih. Cuma, kalau yang top 4 itu kayak harus benar-benar dari awal tuh konsisten gitu."
"Terus, dari ketahanan pikiran diri sendiri juga. Jadi kalau kayak agak lepas sedikit, tuh dia juga, apa ya, kayak sudah masuk begitu, loh polanya," ucap peraih gelar juara Kejuaraan Dunia Junior 2019 ini.
Sebelum tampil dalam All England 2026, Putri mengaku mendapat pelatih intensif. Anggota kepolisian Republik Indonesia ini mengaku memperbaiki bola-bola atas.
"Kalau dari mas Imam sama mas Nunung, nggak ada sih [instruksi khusus], cuma paling kayak kekurangan-kekurangan dari bola-bola atasnya, sih paling, ditambah setiap harinya," katanya.
(abs/ikw/ptr)