Ferdinand Yakin Mourinho Anti-Rasial, tapi Salah soal Kasus Vinicius
Legenda Manchester United Rio Ferdinand percaya Jose Mourinho anti rasisme, namun salah pendekatan soal kasus dugaan rasis kepada Vinicius Jr jelang Real Madrid vs Benfica.
Ferdinand membela Jose Mourinho di tengah kecaman atas penanganannya terhadap kontroversi rasisme Vinicius Jr.
Sebelumnya, Vinicius Jr menuding Gianluca Prestianni mengejeknya 'monyet' sambil menutupi wajahnya selama leg pertama babak playoff Liga Champions yang berujung imbang 1-1.
Sesaat setelah Vinicius melakukan mogok main, Mourinho mendatangi sang pemain. Mantan pelatih Manchester United itu juga menyebut legenda Benfica berkulit hitam, Eusebio, sebagai bukti klub asal Portugal itu tidak rasis.
Ferdinand yang pernah dilatih Mourinho di MU, mengakui kontribusi besar yang telah diberikan Mourinho kepada bintang-bintang sepak bola kulit hitam.
"Saya rasa Jose Mourinho telah berbuat cukup banyak untuk mendukung para pesepakbola kulit hitam dari seluruh dunia, yang memandangnya sebagai figur ayah, untuk menunjukkan bahwa orang itu sama sekali tidak rasis."
"Saya hanya berpikir dia, sayangnya salah dalam menangani situasi ini. Saya ingin sekali mendengar pendapatnya sekarang, karena semua itu bermula karena komentar-komentarnya.
Ferdinand meyakini suatu hari nanti Mourinho akan tersadar bahwa pendekatannya menangani situasi Vinicius hari ini, bukan tindakan tepat.
"Saya rasa Jose, pada akhirnya, akan duduk di sana dan berkata, 'Mungkin pendekatan saya salah.' Dan, omong-omong hal itu membuat Jose Mourinho menjadi rasis," kata Ferdinand.
Pelatih berjuluk The Special One memutuskan absen di konferensi pers sebelum pertandingan Real Madrid vs Benfica. Mou memang tidak diwajibkan hadir karena mendapat kartu merah pekan lalu.
Asisten pelatih Benfica, Joao Tralhao, akan menggantikan Mourinho di konferensi pers pra dan pasca-pertandingan saat melawan Madrid.
(jun/jun/abs)