Andritany: Menang atas Malut, Jaga Asa Persija Juara
Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa menilai kemenangan atas Malut United menjaga asa tim Macan Kemayoran untuk juara Super League musim ini.
Persija Jakarta meraih kemenangan penting 3-2 atas tuan rumah Malut United dalam laga yang berlangsung sengit pada pekan ke-23Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2) malam. Andritany menilai ini kemenangan yang tidak mudah diraih.
"Tentu yang saya sampaikan bahwa pertandingan ini tidak mudah. Pertama kita menang 2-0, ternyata babak kedua pertandingan lebih ketat sampai di akhir pertandingan. Dan beruntungnya berkat kerja keras teman-teman semua, kerja keras tim, staf, dan semuanya, kita bisa bawa pulang 3 poin ke Jakarta," kata Andritany usai pertandingan.
Kemenangan ini menurutnya semakin menjaga asa Persija untuk juara Super League musim 2025/2026.
"Dan kemenangan ini masih menjaga asa kita di jalur juara. Dan ini juga menjadi modal yang sangat baik, karena di pertandingan berikutnya kita akan melawan tim papan atas lagi, yaitu Borneo dan bermain di kandang, dan ini menjadi modal yang cukup bagus sekali. Terima kasih," kata Andrintany.
Persija bermain baik sejak kick off di markas Malut United. Tim asuhan Mauricio Souza itu langsung menggebrak agar bisa membuka keunggulan lebih dulu.
Hasilnya Persija sudah unggul 1-0 saat pertandingan baru berjalan delapan menit. Umpan silang Bruno Tubarao dari sisi kanan berhasil disontek Alaaeddine Ajaraie di dalam kotak penalti untuk menggetarkan gawang tuan rumah yang dikawal Angga Saputro.
Persija berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-29. Sundulan Jordi Amat memanfaatkan umpan matang Allano Lima membuat gawang Malut United kembali bergetar dan mengubah skor menjadi 2-0.
Tim Macan Kemayoran sejatinya bisa kembali membobol gawang Malut United pada menit ke-34. Namun, gol ini dianulir wasit setelah melalui pengamatan Video Assistant Referee (VAR) karena Tubarao dianggap sudah dalam posisi offside sebelum membobol gawang Malut United.
Di babak kedua, Malut United coba bermain lebih agresif. Pendekatan ini dilakukan untuk bisa mengejar ketertinggalan dua gol dari Persija yang tampil cukup nyaman di babak pertama.
Tuan rumah mengandalkan trio David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino. Namun, tiga pemain kunci di lini serang Malut United itu kesulitan untuk bisa mendapatkan peluang bersih di kotak penalti Persija.
Upaya Malut United untuk mencetak gol membuahkan hasil pada menit ke-77. Umpan silang Frets Butuan disambut sontekan Ciro Alves yang membobol gawang Andritany sekaligus membuat skor berubah menjadi 1-2.
Tiga menit berselang Persija bisa kembali menjauh dari kejaran Malut United. Gelandang Fabio Calonego mencetak gol indah lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang menggetarkan gawang Malut United.
Dua menit berselang gawang Persija malah bobol. Umpan silang Yance Sayuri bisa dikonversi menjadi gol oleh David da Silva lewat sontekan terarah di kotak penalti.
Pertarungan berjalan semakin sengit setelah Malut United memperkecil skor menjadi 2-3. Satu peluang didapat Yance Sayuri tetapi tembakannya masih melenceng di sisi kanan gawang Persija pada menit ke-85.
Persija harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-90. Ini setelah pemain pengganti Aditya Warman diusir wasit karena menyikut Yakob Sayuri setelah melakukan pengamatan lewat VAR.
Malut United yang unggul jumlah pemain semakin gencar menekan pada masa injury time babak kedua. Namun, Persijabisa mempertahankan keunggulan 3-2 atas Malut United untuk membawa pulang tiga poin ke Jakarta.
(rhr/rhr/nva)