Laporta Akhirnya Buka Rahasia Soal Kepergian Messi dari Barcelona

CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 09:41 WIB
Juan Laporta bersama Lionel Messi. (AFP/HO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Joan Laporta akhirnya mengungkap cerita lengkap di balik kepergian Lionel Messi dari Barcelona pada 2021.

Kisah ini ia tuliskan dalam buku terbarunya berjudul Así salvamos al Barça atau 'Beginilah Cara Kami Menyelamatkan Barca'.

Dalam buku tersebut, Laporta menjelaskan bahwa kepergian Messi bukan keputusan yang mudah. Saat itu, Barcelona sedang mengalami krisis keuangan yang sangat berat. Kondisi tersebut membuat klub kesulitan memenuhi aturan batas gaji yang ditetapkan liga.

Dikutip dari Bein Sports, Laporta menyebut ada dua momen penting ketika klub mencoba mempertahankan Messi.

Pertama, pada tahun 2021. Manajemen merancang kontrak jangka panjang yang unik. Rencananya, Messi tetap bermain untuk Barcelona dalam beberapa tahun pertama, lalu melanjutkan kariernya di Major League Soccer (MLS). Skema ini dibuat agar beban gaji bisa dibagi dan klub tetap bisa mempertahankan sang legenda.

Laporta mengakui negosiasi berjalan alot. Ayah Messi, Jorge Messi, disebut cukup terbuka dalam pembicaraan. Namun, tuntutan finansial dari pihak Messi tetap tinggi, sehingga kesepakatan sulit tercapai.

Kedua, pada musim panas 2023. Setelah Messi meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG), Barcelona kembali mencoba memulangkannya.

Namun, aturan ketat dari LaLiga terkait batas gaji serta tekanan finansial lain membuat transfer itu kembali gagal terwujud.

Menurut Laporta, klub sudah mencoba semua cara yang memungkinkan sebelum akhirnya harus merelakan kepergian Messi. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena kurangnya keinginan mempertahankan sang pemain, melainkan situasi keuangan yang tidak memungkinkan.

Kini, hampir lima tahun setelah perpisahan itu, Laporta berharap para pendukung memahami bahwa manajemen telah melakukan upaya terbaik demi masa depan klub.

Kepergian Messi memang menandai berakhirnya sebuah era besar dalam sejarah Barcelona. Namun bagi Laporta, langkah sulit itu adalah bagian dari proses menyelamatkan klub agar tetap bisa bersaing di level tertinggi.

(rhr/rhr/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK