Lionel Messi Tolak Jadi Alat Politik 2 Calon Presiden Barcelona

CNN Indonesia
Rabu, 25 Feb 2026 19:35 WIB
Dua calon presiden Barcelona diklaim jual nama Lionel Messi di masa kampanye pemilihan. (IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Nathan Ray Seebeck)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua calon presiden Barcelona, Marc Ciria dan Victor Font, kompak menggunakan nama Lionel Messi sebagai senjata politik mereka di masa kampanye.

Messi jadi salah satu tokoh sentral dalam kampanye pemilihan presiden Barcelona setelah Joan Laporta menanggalkan jabatannya. Dua kandidat presiden sengaja membawa-bawa Messi untuk menarik suara.

Pertama, Marc Ciria membuat kejutan dengan memasang spanduk di sebuah gedung di Barcelona, yang bertuliskan: "Menantikan momen untuk bertemu Anda lagi."

Spanduk itu memang tidak terang-terangan menuliskan nama maupun gambar wajah Messi secara jelas, tetapi semua orang memahami makna di balik pesan tersebut. Spanduk itu dipasang tanpa sepengetahuan Messi.

Selain itu, Ciria juga mengaku telah menghubungi Messi karena fokus utama kampanyenya adalah mengembalikan sang legenda.

Namun, Marca meyakini sejak awal Messi menolak untuk terlibat dalam kampanye kandidat mana pun.

Hal senada juga dilakukan Victor Font. Sang kandidat sudah mencoba menghubungi lingkar terdekat Messi melalui Gabrie Masfurroll. Namun, upaya ini tak berhasil.

Font kemudian menyatakan perbincangan tersebut sudah terjadi sejak lama namun tidak pernah langsung dengan Lionel Messi.

Marca menyimpulkan, kedua calon presiden Barcelona itu sudah menyalahgunakan citra Messi sebagai senjata politik mereka dalam masa kampanye. La Pulga sendiri tak pernah mau terlibat atau bahkan mendukung salah satu kandidat.

(jun/jun/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK