Raymond/Joaquin Mau Tiru Kevin/Marcus dan Fajar/Rian di All England
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin bertekad mengikuti jejak Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di turnamen All England.
Raymond/Joaquin bakal bertanding di pentas All England untuk kali pertama. Menjelang debut pada All England 2026, duet ganda muda Indonesia itu bertekad melanjutkan torehan gemilang atlet-atlet Merah Putih di turnamen level Super 1000 tersebut.
"Kami ingat pertandingan-pertandingan ganda putra Indonesia beberapa tahun belakangan. Senior-senior kami begitu luar biasa kalau tampil di sini. Yang terseru kalau saya partai Kevin/Marcus melawan Fikri/Bagas di semifinal tahun 2022," ujar Raymond dikutip dari rilis resmi PBSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juara All England back to back koh Kevin dan koh Marcus atau a Fajar dan mas Rian jadi inspirasi kami untuk bisa seperti mereka juga," Joaquin menimpali sembari menyoroti prestasi Kevin/Marcus pada 2017 dan 2018 serta Fajar Rian pada 2023 dan 2024.
Raymond/Joaquin yang meroket pada akhir 2025 dan bisa menjaga daya saing hingga awal 2026 dengan gelar Australia Open 2025 dan runner up Indonesia Masters 2026 serta Thailand Masters 2026 itu menerangkan All England adalah impian masa kecil mereka.
"Perasaannya saya sendiri senang banget karena ini kan memang turnamen yang sudah kami kejar dari kecil. Kami pingin merasakan main di sini dan Puji Tuhan sekarang kesampaian. Ini kesempatan yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan," ungkap Joaquin.
"Pastinya sangat antusias ya di pertandingan ini. Apalagi salah satu cita-cita untuk main di All England," timpal Raymond.
Pada babak pertama All England, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan wakil Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Jika bisa menang, maka Raymond/Joaquin akan bertemu dengan pemenang laga Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.
Selain Raymond/Joaquin dan Fajar/Fikri, Indonesia juga mengirimkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat.
Indonesia merupakan negara peraih gelar juara ganda putra terbanyak di All England pada era Open yakni sebanyak 17 gelar. Jika digabung dengan era amatir, Indonesia sudah mengumpulkan 24 gelar dan hanya kalah dari Inggris yang mengoleksi 28,5 gelar yang dibukukan hanya di era amatir saja.
(nva/abs)