Yenny Wahid: Atlet Sudah Lapor Polisi, Bukti Kasus Pelecehan Serius
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menegaskan aksi lapor polisi yang dilakukan atlet sebagai bukti keseriusan menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik.
"Beberapa atlet juga sudah membuat laporan ke polisi. Ini menunjukkan keseriusan dari dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik dari pelatih kepala tersebut," kata Yenny dalam konferensi pers pada Rabu (4/3).
"Kami berpihak pada kesejahteraan atlet dan menunjukkan komitmen kami membangun komunitas olahraga yang sehat," ujar Yenny menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, FPTI mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang diduga dilakukan pelatih kepala panjat tebing Indonesia, Hendra Basir.
FPTI juga menonaktifkan Hendra Basir dari jabatan pelatih kepala. Saat ini kasus dugaan pelecehan seksual sudah dilaporkan ke polisi.
Yenny mengatakan kasus ini merupakan momen berat bagi FPTI. Saat ini FPTI sudah menunjuk pengganti untuk memastikan persiapan tim menuju ajang internasional tetap berjalan sesuai target.
"Kami akan kembali fokus pada pembinaan prestasi sambil menyelesaikan masalah yang ada. Sebentar lagi ada ajang penting di China di awal April untuk kejuaraan menuju Asian Games.
(ikw/ikw/jun)