Kata-kata Raymond/Joaquin Usai Kalah dari Kim/Seo di All England
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tak mampu melewati adangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae di babak semifinal All England 2026. Mereka mengakui keunggulan Kim/Seo.
Raymond/Joaquin memberikana perlawanan sengit pada Kim/Seo. Mereka kalah 19-21, 13-21 dalam duel lawan Kim/Seo.
Peluang terbaik ada di gim pertama ketika Raymond/Joaquin sempat beberapa kali unggul di gim pertama. Raymond menilai mereka kurang tenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puji Tuhan pertandingan berjalan lancar walaupun tadi tidak menang. Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan. Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir."
"Pengalaman yang sangat berharga kami dapat di All England ini. Dari babak pertama kami tidak menemukan lawan yang mudah, semuanya setara di level Super 1000. Makin tinggi levelnya makin susah juga," tutur Raymond seperti dikutip dari rilis PBSI.
Terkait keberhasilan memberikan perlawanan sengit, Joaquin menilai hal tersebut lantaran pola pikir mereka sejak awal sudah ditanamkan tekad untuk menang.
Pada awalnya kami berpikirnya sama-sama di lapangan, sama-sama punya kesempatan untuk menang, sama-sama punya kans hanya tergantung memang siapa yang lebih siap. Dan hari ini kami mengakui kekalahan kami, mereka lebih siap hari ini.
"Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda. Puji Tuhan senang bisa kesampaian lawan mereka."
"Kim/Seo dengan kekonsistenannya, benar-benar stabil terus dari awal sampai akhir. Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya," ucap Joaquin.
(ptr)