Guardiola usai Dihukum 2 Pertandingan: Saya Mau Liburan

CNN Indonesia
Minggu, 08 Mar 2026 16:06 WIB
Pep Guardiola akan memilih berlibur setelah dilarang mendampingi Manchester City dalam dua laga usai dikartu kuning saat melawan Newcastle United pada Piala FA.
Pep Guardiola dilarang dampingi Man City dalam dua pertandingan. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pep Guardiola mengatakan akan memilih berlibur setelah dihukum larangan mendampingi Manchester City dalam dua pertandingan usai menerima kartu kuning saat melawan Newcastle United pada babak 16 besar Piala FA.

Man City menang 3-1 atas Newcastle dalam babak 16 besar Piala FA di Stadion St. James' Park, Minggu (8/3) dini hari WIB.

Gol-gol kemenangan The Citizens dicetak Savinho, dan dua gol Omar Marmoush. Sementara Newcastle gagal mempertahankan keunggulan lewat gol Harvey Barnes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lolosnya Man City ke babak perempat final FA Cup itu sempat diwarnai dengan kartu kuning yang diterima Pep Guardiola pada menit ke-54.

Kartu kuning itu didapat Guardiola karena protes keras Jeremy Doku tidak diberikan pelanggaran penalti saat dijatuhkan Kieran Trippier.

"Ketika Jeremy Doku menggiring bola melewati Trippier dan pergi sendirian ke kotak penalti dan ditarik dari belakang, saya tidak meminta kartu kuning tapi tolong, itu pelanggaran," kata Guardiola dikutip dari Mirror.

Kartu kuning di St. James' Park itu jadi keenam yang didapat Guardiola pada musim ini. Dengan rekor itu Guardiola mendapatkan hukuman larangan mendampingi Man City dalam dua pertandingan ke depan.

Dua pertandingan yang akan dilewatkan Guardiola adalah matchday ke-30 Premier League melawan West Ham United dan leg pertama babak perempat final Piala FA pada pekan pertama April mendatang.

"Dan kami memiliki rekor pelatih dengan kartu kuning terbanyak. Saya selalu menginginkan rekor ini dan sekarang saya memilikinya. Saat ini larangan dua pertandingan, dan saya akan pergi berlibur," tutur Guardiola.

"Ya Tuhan. Ya. Tuhan. Ada hal-hal yang bahkan setelah 10 tahun pun saya tidak mengerti."

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)