An Se Young Menangis setelah Turun Podium All England
Pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young, tidak dapat menahan air mata setelah kekalahan di final All England dari Wang Zhiyi.
Rasa kecewa An Se Young berujung tangis. Kegagalan meraih trofi All England 2026 membuat atlet 24 tahun itu begitu terpukul.
An Se Young sudah begitu lekat dengan gelar juara dan podium tertinggi. Wang Zhiyi pun bukan lawan asing, An Se Young sudah 22 kali bertemu dan meraih 18 kemenangan atas tunggal putri China tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali ini hasilnya beda. Sang Ratu Bulu Tangkis Korea Selatan kalah dan harus puas dengan posisi runner up.
Media-media Korea, Chosun dan Nate, menyebutkan An Se Young menangis setelah prosesi pemberian hadiah di atas podium.
Menjadi nomor dua seperti tak ada dalam kamus juara Olimpiade 2024 itu. An Se Young pun bertekad bangkit, seperti yang dikatakannya dalam wawancara setelah pertandingan.
"Saya menikmati waktu saya di Birmingham dan saya akan pulang. Mohon maaf kepada orang tua saya dan fans. Hari ini bukan hasil yang saya inginkan. Saya akan kembali lebih kuat di lapangan," kata An Se Young.
Di ajang All England, An Se Young sudah enam kali ikut serta dengan meraih dua gelar juara pada 2023 dan 2025. Sebelum menjadi runner up pada tahun ini, An Se Young juga pernah menempati posisi peringkat kedua di All England 2022.
An Se Young terbukti bisa bangkit dari kekalahan di laga final. Sebelumnya An Se Young pernah takluk dari Akane Yamaguchi di final Korea Open 2025, setelah itu ia bisa menjadi juara di berbagai turnamen.
Demikian pula setelah takluk di German Open 2023, dan Denmark Open 2024. An Se Young selalu bisa membalas sebuah kekalahan di final dengan deretan gelar yang berkilau.
(nva/jal)