Laporta Bantah Tuduhan Xavi Hernandez Soal Messi: Itu Menyakitkan

CNN Indonesia
Selasa, 10 Mar 2026 02:30 WIB
Lionel Messi menangis saat berpisah dengan Barcelona. (REUTERS/ALBERT GEA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Joan Laporta akhirnya angkat bicara terkait tuduhan dari mantan pelatih tim, Xavi Hernandez. Ia membantah klaim bahwa dirinya menolak kesempatan untuk merekrut kembali Lionel Messi pada 2023.

Laporta menjelaskan bahwa hubungan klub dengan Messi masih baik, bahkan Barcelona sudah menyiapkan bentuk penghormatan khusus untuk sang legenda.

"Kami telah mengusulkan untuk membuat patung (Messi) dan mengadakan pertandingan penghormatan ketika stadion selesai dibangun," kata Laporta dikutip dari Football Espana.

"Ketika Messi tidak dapat diperpanjang kontraknya karena alasan finansial, Xavi datang kepada saya pada tahun 2023 dan mengatakan bahwa dia ingin kembali, itu sekitar pertengahan Maret. Jorge Messi memberi tahu saya pada bulan Mei bahwa itu akan terlalu banyak tekanan, dan bahwa mereka lebih memilih untuk pergi ke Inter Miami," ucap Laporta.

Messi pada akhirnya memang memilih bergabung dengan klub Amerika Serikat, Inter Miami. Laporta juga mengaku tersinggung dengan pernyataan tersebut dan menjelaskan bahwa sebagai presiden klub dirinya harus mengambil keputusan sulit demi masa depan Barcelona.

"Itu menyakitkan saya. Ketika saya melihat pernyataan-pernyataan ini, saya teringat Flick. Menjadi presiden itu sulit karena Anda harus membuat keputusan-keputusan sulit. Dengan Xavi, saya melihat bahwa kita akan terus kalah (jika dia tetap bertahan), dan saya merasa lega melihat bagaimana keadaan telah berubah (sejak dia pergi). Para pemain yang sama yang kalah bersama Xavi, sekarang menang bersama Flick," ucap Laporta.

Tak hanya itu, Laporta juga menyinggung adanya pihak-pihak di dalam lingkaran klub yang menurutnya turut memperkeruh situasi. Ia bahkan menyebut beberapa nama yang dianggap berada di balik polemik tersebut.

"Yang menyakitkan saya adalah orang-orang telah digunakan untuk menyakiti saya, seperti seseorang dalam lingkaran kepercayaan saya (Echevarria). Mereka membelanya bahkan ketika tidak ada alasan baginya untuk terus menjabat, (Rafa) Yuste juga. Xavi ingin membuat kekacauan, tetapi di balik Xavi, ada seseorang yang menarik tali, dan saya mengerti itu adalah Víctor Font. Dia mencoba untuk mencemari proses pemilihan ini. Sudah menguntungkan baginya bahwa ada anggota yang mengajukan pengaduan yang penuh dengan kebohongan dan kepalsuan. Itu adalah gaya yang tidak saya sukai," kata Laporta.

(rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK