Mampukah Baggott Bersaing Jadi Tandem Jay Idzes di Timnas Indonesia?
Persaingan di posisi bek tengah Timnas Indonesia dipastikan memanas seiring kembalinya Elkan Baggott jelang FIFA Series 2026.
Baggott kembali ke Timnas Indonesia setelah absen sejak tampil di Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024.
Baggott dipanggil ke Timnas Indonesia bersama nama-nama lain yang jadi langganan skuad. Sebut saja Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Kevin Diks, Jordi Amat hingga Muhammad Ferarri.
Empat nama pertama kerap jadi pilihan utama mengisi jantung pertahanan Timnas Indonesia di era Shin Tae Yong dan Patrick Kluivert. Dari keempat nama itu, Jay Idzes jadi sosok yang tidak tergantikan.
Di era STY dengan formasi tiga bek trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner jadi andalan. Pemain lain seperti Mees Hilgers atau Jordi Amat sesekali jadi pilihan.
Memasuki era Kluivert, Ridho dan Hubner agak terpinggirkan. Dengan formasi empat bek sejajar, Jay Idzes dan Kevin Diks jadi pilihan di jantung pertahanan.
Kini persaingan tambah sengit dengan masuknya kembali Baggott. Pemain Ipswich Town itu harus berjuang keras untuk bisa jadi pilihan utama.
Baggott sejatinya punya kelebihan berupa postur menjulang 196 cm. Pemain berusia 23 tahun ini juga punya kemampuan bertahan yang baik.
Jam terbangnya bermain di Inggris juga bisa menjadi nilai plus. Baggott sudah terbiasa bermain mengandalkan fisik dan ini bisa jadi sesuai dengan karakter Herdman.
Peluang Baggott untuk jadi pilihan utama bakal lebih besar jika Herdman memilih untuk bermain dengan tiga pemain belakang. Jika opsinya adalah bermain dengan dua bek tengah maka Baggott harus berjuang lebih keras agar mendapat tempat di tim inti mendampingi Jay Idzes yang agaknya belum akan tergantikan di jantung pertahanan Timnas Indonesia.
(jal/ptr)