Infantino Klaim Trump Buka Pintu Iran Main di AS saat Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengizinkan timnas Iran masuk wilayah AS dan tampil di Piala Dunia 2026.
Konflik antara AS-Israel dengan Iran membuat pemegang paspor Iran dibatasi untuk masuk ke wilayah Negeri Paman Sam. Hanya orang tertentu seperti diplomat, pemegang kewarganegaraan ganda, dan pengecualian lain yang diizinkan oleh imigrasi AS.
Nasib timnas Iran sempat jadi perhatian karena ketegangan geopolitik yang terjadi. Namun demikian, Infantino menyatakan Team Melli tetap dipenuhi haknya sebagai peserta Piala Dunia 2026.
"Petang ini saya berjumpa dengan Presiden AS, Donald Trump untuk membicarakan status persiapan Piala Dunia dan antusiasme yang akan dimulai dalam 93 hari mendatang," tulis Infantino di Instagram.
"Kami juga berbicara tentang situasi terkini di Iran, dan fakta bahwa timnas Iran adalah tim yang lolos untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Selama diskusi itu, presiden Trump menegaskan lagi bahwa timnas Iran, tentu saja disambut untuk berkompetisi di turnamen yang diselenggarakan di Amerika Serikat," tambah Infantino.
Infantino menegaskan Piala Dunia merupakan wadah bagi semua pihak untuk merayakan sepak bola. Ia sekaligus berterima kasih kepada Donald Trump untuk tetap menggulirkan pesta sepak bola dunia di negara tersebut.
"Kita semua butuh ajang seperti Piala Dunia untuk membawa orang-orang bersama-sama lebih dari sebelumnya. Saya berterima kasih kepada presiden AS terhadap dukungan yang sudah ditunjukkan kembali bahwa sepak bola menyatukan dunia," tutur Infantino.
Piala Dunia 2026 akan bergulir pada 11 Juni hingga 19 Juli. Ada 48 peserta yang bakal ambil bagian dalam ajang edisi ke-23 tersebut.
Iran ada di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Kebetulan Iran akan menjalani babak penyisihan di Amerika Serikat tepatnya di California dan Seattle.