Van der Vaart Semprot Maarten Paes: Kirim Dia Pulang ke Amerika
Legenda Ajax Rafael Van der Vaart mengkritik keras komentar Maarten Paes setelah timnya kalah 1-3 dari Groningen pada lanjutan Liga Belanda di Stadion Euroborg, Sabtu (7/3).
Kiper Timnas Indonesia itu tampak emosional selepas laga. Ia menilai Ajax tidak menunjukkan permainan sebagai tim yang solid dan kurang kepemimpinan.
"Setelah tertinggal 1-2, kami tidak menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan," kata Paes seusai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun, saya melihat penampilan diri saya terlebih dahulu. Saya bukan tipe orang yang suka menyalahkan pemain lain, saya sudah dewasa, jadi saya ikut bertanggung jawab. Tapi, saya rasa Anda semua menyaksikan pada akhirnya kami saling mengecewakan," ujar Paes menambahkan.
Dua legenda Belanda, Van der Vaart dan Henk ten Cate membahas komentar Paes dalam siaran Rondo di Ziggo Sport yang dikutip Voetbal Primeur.
Van der Vaart tampak emosi dengan sikap Paes. Sebagai rekrutan baru di Ajax, Paes dianggap kurang pantas mengeluarkan komentar demikian.
"Saya akan mengirim kiper itu langsung kembali ke, dari mana dia berasal, Amerika?" ujar Van der Vaart mengomentari pernyataan Paes di media.
"Dia baru bergabung dengan tim dan harus membuktikan segalanya. Lalu dia bilang mereka bukanlah sebuah tim, yang menurut saya sangat mudah dikatakan. Dia menghentikan bola, berlari keluar kotak penalti, dan memaki semua orang. Saya sama sekali tidak bisa memahami hal itu," ujar Van der Vaart menambahkan.
Ten Cate yang sudah malang-melintang melatih klub-klub Liga Belanda, pun sependapat dengan Van der Vaart.
"Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa Anda katakan begitu cepat setelah pertandingan," kata Ten Cate.
"Terutama tidak saat pelatih sedang berada di bawah tekanan, kemudian keadaan tidak berjalan baik, dan Anda baru memulai [karier]. Itu sama sekali tidak mungkin," ujarnya.
Ajax saat ini turun ke peringkat kelima Eredivisie dengan koleksi 44 poin. Sementara Groningen naik ke posisi 10 klasemen dengan perolehan 34 poin.
(jun/jun/rhr)