Alwi Farhan usai Kalah di Swiss Open: Saya Antiklimaks di Final

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 05:05 WIB
Alwi Farhan mengakui bahwa dirinya tampil antiklimaks di final Swiss Open 2026. Ia harus puas hanya jadi runner up usai kalah dari Yushi Tanaka.
Alwi Farhan mengakui tampil antiklimaks di babak final Swiss Open. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alwi Farhan mengakui bahwa dirinya tampil antiklimaks di final Swiss Open 2026. Ia harus puas hanya jadi runner up usai kalah dari Yushi Tanaka.

Alwi Farhan yang punya peringkat lebih baik dibanding Tanaka tidak mampu menampilkan performa seperti yang ia tunjukkan di babak semifinal. Pada duel lawan Tanaka, Alwi kalah dua gim langsung, 18-21, 12-21.

Setelah laga tersebut, Alwi mengakui bahwa ia tampil antiklimaks di babak final. Hal itulah yang membuatnya tumbang di hadapan Tanaka. Selain itu, Alwi juga menyoroti proses recovery yang ia jalani tidak sesuai harapan setelah selesai bertarung di laga semifinal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasti bersyukur, ini adalah minggu yang luar biasa. Tidak gampang juga, tantangannya ada yang harus saya lewati. Sayang sekali di partai final saya merasa anti-klimaks. Tapi apa boleh buat, saya mengakui kalah dan Yushi bermain lebih baik."

"Saya merasa kurang bisa recovery lebih bagus saja setelah laga semifinal tadi malam. Saya akan kembali lebih kuat dan mencoba di lain kesempatan," ucap Alwi seperti dikutip dari rilis PBSI.

Dalam dua pekan terakhir, Alwi telah tampil di All England 2026 dan Swiss Open 2026. Pada All England 2026, Alwi bisa melaju hingga babak perempat final.

"Banyak pelajaran yang saya ambil di dua minggu ini pastinya walau di sini Super 300 tapi tantangannya hampir sama dengan Super 1000 minggu lalu."

"Dengan kondisi yang sudah tidak 100 persen saya tetap mencoba berusaha. Pengalaman untuk pertandingan berikutnya," kata Alwi Farhan.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/abs) Add as a preferred
source on Google