Kata-kata Mauricio Souza usai Persija Ditahan Dewa United di JIS
Pelatih Persija Jakarta lagi-lagi tak habis pikir mengapa tim asuhannya kembali bermain imbang di Jakarta International Stadium (JIS).
Setelah ditahan 2-2 Malut United pada pekan sebelumnya, Persija kembali diimbangi tamunya, Minggu (15/3). Pertandingan pekan ke-25 Super League itu berakhir dengan skor 1-1.
"Menurut saya, pertandingan ini secara teknis sangat buruk. Jika dianalisis, hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas dari kedua tim," kata Souza dalam jumpa pers seusai laga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pelatih asal Brasil ini, kondisi lapangan JIS turut memengaruhi performa tim. Dalam pandangan Souza, Persija tim yang bermain dengan teknik, sehingga sulit main maksimal di lapangan tak rata.
"Lapangan tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola dan tontonan yang baik," ujar mantan pelatih Madura United tersebut.
Sebagai bukti, Souza menyebut Persija bisa menang atas Dewa United saat tandang, juga menang atas Malut di Ternate, dan unggul atas Bali United di Gianyar, tetapi imbang di JIS.
Absennya empat pemain, Allano de Souza Lima, Gustavo Almeida, Alaaeddine Ajaraie, dan Mauro Zijlstra, memberi efek. Sudah begitu Persija juga kehilangan Hanif Syahbandi.
Karena hasil imbang dengan Dewa United, Persija tetap tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2025/2026 di bawah Persib Bandung dan Borneo FC.
Setelah pertandingan Minggu (15/3), kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini libur selama dua pekan. Ini merupakan libur Idulfitri dan FIFA Matchday. Kompetisi akan mulai lagi pada awal April.
(abs/ptr) Add
as a preferred source on Google