Top 3 Sports: Jadwal MotoGP 2026 Terbaru, Borneo dan Persib Seri

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 06:35 WIB
Agenda para pembalap MotoGP mengalami perubahan menyusul perang di kawasan Asia Barat. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Deretan informasi yang masuk dalam jajaran tiga berita terpopuler dalam 24 jam terakhir yang dirangkum pagi ini adalah soal jadwal MotoGP 2026, hasil Borneo vs Persib, dan hasil Swiss Open 2026.

Jadwal MotoGP musim ini mengalami perubahan lantaran perang AS-Israel vs Iran. Agenda di kawasan Asia Barat pun terdampak.

Hasil-hasil pertandingan pada Minggu (15/3) malam, dari lapangan sepak bola dan badminton juga turut mewarnai akhir pekan yang kental dengan suasana liburan.

Berikut tiga berita terpopuler di kanal olahraga CNNIndonesia.com dalam 24 jam terakhir:

1. Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Usai GP Qatar Ditunda, Mandalika Berubah?

Jadwal MotoGP 2026 mengalami perombakan setelah GP Qatar ditunda karena imbas perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

MotoGP Qatar semula dijadwalkan berlangsung pada 10-12 April April 2026. Namun, perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah membuat pihak MotoGP mengubah jadwal ke November.

"MotoGP mengkonfirmasi bahwa GP Qatar yang semula dijadwalkan pada April telah ditunda menjadi 8 November karena situasi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah," bunyi pernyataan resmi MotoGP.

2. Hasil Super League: Persib Bawa Pulang Poin Lawan Borneo, Persija Seri

Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC dalam laga tunda Super League pekan ke-21 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3) malam WIB.

Persib membuka keunggulan atas tuan rumah pada menit ke-14. Kemelut yang terjadi di kotak penalti Borneo FC tidak disia-siakan oleh Adam Alis.

Di babak kedua, Borneo mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-80. Penalti diberikan wasit setelah Uillian Barros dianggap melakukan hand ball di kotak penalti. Mariano Peralta sukses mencetak gol.

3. Hasil Lengkap Final Swiss Open 2026: Indonesia Tanpa Gelar

Indonesia menempatkan dua wakilnya pada babak final lewat Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan. Namun keduanya tidak mampu tampil impresif dan harus puas jadi runner up.

Putri KW harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dari Thailand. Putri KW kalah 11-21, 15-21 dalam kurun waktu 40 menit. Dalam laga tersebut, Putri KW kesulitan mengantisipasi serangan-serangan Supanida yang tajam.

Alwi Farhan yang turun dalam final tunggal putra juga tampil antiklimaks. Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Yushi Tanaka dari Jepang dengan skor 18-21, 12-21.

(nva/nva/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK