Kasus Naturalisasi Tak Bikin Malaysia Dilarang Ikut Piala Asia

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 13:36 WIB
Timnas Malaysia menggunakan pemain-pemain naturalisasi yang dokumennya dinyatakan palsu dalam laga kualifikasi Piala Asia 2027. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul, menjelaskan kasus pemalsuan dokumen pemain naturalisasi Malaysia berbeda dengan Timor Leste.

Pemalsuan dokumen naturalisasi pemain timnas Malaysia jadi headline sejak September 2025. Ini mengingatkan kasus serupa yang pernah menimpa Timor Leste pada sembilan tahun lalu.

Skandal pada 2017, yang melibatkan 12 pemain kelahiran Brasil, membuat Timor Leste dilarang ikut kualifikasi Piala Asia 2023. Sebanyak 29 pertandingan yang dilakukan Timor Leste dengan menggunakan pemain-pemain tidak sah itu juga harus digugurkan.

Hukuman lain adalah denda yang dikenakan kepada FFTL dan dua pejabat FFTL berupa larangan beraktivitas di ajang sepak bola kepada Sekretaris Jenderal Amandio de Araujo Sarmento serta denda US$3.000 kepada Gelasio de Silva Carvalho.

Kini AFC belum mengeluarkan hukuman untuk FAM atau timnas Malaysia, namun Paul, memberikan bocoran ada perbedaan antara kasus yang dihadapi dua negara tersebut.

Ada kemungkinan Malaysia bakal tetap punya hak berlaga dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.

"Peraturan itu tidak memberi wewenang kepada Komite Disiplin untuk memberikan hukuman lebih dari yang seharusnya. Jadi, dalam kasus Timor Leste, kesalahan baru ditemui setelah kompetisi berakhir."

"Ketika kompetisi sudah berakhir, Anda tidak bisa menghukum mereka [Timor Leste] atas kesalahan yang telah lalu. Anda harus menghukum mereka terkait masa ke depan. Itu mengapa Timor Leste dilarang bermain di edisi berikutnya [Kualifikasi Piala Asia]," jelas Paul dilansir dari Bernama.

Sementara menurut Paul, kesalahan Malaysia dijumpai di tengah-tengah kompetisi atau kualifikasi Piala Asia 2027.

"Situasi Harimau Malaya berbeda. Masalah ini ditemukan dalam kompetisi yang sedang berlangsung. Anda tidak bisa mengatakan Timor Leste dan FAM sama, situasinya tidak sama," ujar Paul menegaskan.

Malaysia akan menjalani satu laga sisa dalam Kualifikasi Piala Asia 2027, yakni dengan menghadapi Vietnam dalam laga tandang yang berlangsung akhir Maret 2026.

Sebelumnya Malaysia menggunakan tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam pemalsuan dokumen dalam laga melawan Nepal dan Vietnam yang berlangsung Maret 2025.

(nva/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK