Profil Steven Vitoria, Kapten Kanada Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Steven Vitoria dipercaya PSSI sebagaimana keinginan John Herdman menjadi bagian Timnas Indonesia. Siapakah pria 39 tahun ini?
Nama lengkapnya Steven de Sousa Vitoria. Ia lahir di Toronto, Ontario, Kanada, 11 Januari 1987. Orang tua Vitoria adalah orang Portugal yang datang ke Kanada sebagai imigran.
Sedari kecil Vitoria menggemari sepak bola. leh sebab itu orang tuanya memasukkan Vitoria ke banyak akademi seak bola di dekat tempat tinggalnya di Toronto.
Klub yang mengasah bakatnya adalah Sudburry Lions, CS Azzurri, Mississauga Falcons, Dixie SC, dan Glen Shields SC. Pada 2004, Vitoria dipinang klub semiprofesional, Woodbridge Strikers.
Pada 2005, saat usianya 18 tahun, Vitoria dipinang klub Portugal, Porto. Ia dikontrak empat musim atau hingga 2010. Namun, Vitoria dinilai belum mumpuni untuk bersaing di Porto.
Oleh karena itu pria setinggi 195 centimeter ini dipinjamkan ke klub lain, seperti Tourizense, Olhanense, dan Covilha, agar mendapatkan menit bermain lebih reguler.
Rupanya, masa peminjaman ini tak membuat tim pelatih Porto terkesima. Ia sama sekali tak mendapat menit bermain di Porto. Oleh karena itu ia pindah membela Estoril.
Tiga musim bersama Estoril, Vitoria dipinang Benfica. Semusim bermain di tim kedua, lantas dipinjamkan ke Philadelphia Uniion. Bersama Benfica Vitoria hanya debut atau sekali main.
Situasi ini membuatnya sulit menembus tim nasional Portugal, kendati sempat membela Portugal U-19 dan U-20 pada 2006-2007. Pada 2012, Vitoria memutuskan membela Kanada.
Setelah pindah federasi, dari Portugal ke Kanada, Vitoria tak kunjung mendapat panggilan ke tim nasional Kanada. Panggilan pertamanya baru tercipta pada Februari 2016.
Itu tercipta saat VItoria membela klub Polandia, Lechia Gdansk. Saat membela Gdansk ini pula Vitoria sempat satu tim dengan pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri sejak 2018.
Pada 2018, setelah Kanada gagal dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018, John Herdman yang sukses bersama tim nasional putri, dipromosikan ke tim nasional putra.
Awalnya, Vitoria tidak masuk daftar pemain yang diminati Herdman. Sepanjang 2018 Vitoria tak mendapatkan menit bermain, kendati pada 2016 dan 2017 jadi pilihan utama.
Namun, perlahan tapi pasti, Vitoria mulai dipercaya Herdman. Ia bahkan menjadi pilar utama saat lolos ke Piala Dunia 2022. Sepanjang 2021 atau masa kualifikasi, perannya tak tergantikan.
Oleh sebab itu Herdman memberikan ban kapten im nasional Kanada kepada Vitoria. Saat kisah Herdman di tim nasional kanada kandas pada 2023, Vitoria juga pensiun dari Kanada.
Kini, setelah resmi gantung sepatu pada 2025, Vitoria diajak Herdman menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia. Ini adalah karier kepelatihan profesional pertama Vitoria.
(abs/jal)