Hubner Buta Kekuatan St. Kitts dan Nevis: Tapi Saya Tidak Takut

CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2026 12:40 WIB
Justin Hubner tak gentar dengan Kitts and Nevis, lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (AFP/Giuseppe Cacace)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain belakang Timnas Indonesia, Justin Hubner, mengaku tidak mengetahui Saint Kitts dan Nevis yang akan jadi lawan pertama Skuad Garuda dalam FIFA Series 2026.

Indonesia dan St. Kitts dan Nevis menjadi dua tim kontestan FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Selain Indonesia dan St. Kitts dan Nevis, ada juga Bulgaria serta Kepulauan Salomon.

Skuad Garuda lebih dulu akan menghadapi St. Kitts dan Nevis pada pertandingan pertama, Jumat (27/3). Setelah itu, pemenang dua laga tersebut akan bertemu, begitu juga tim yang kalah.

Saat berbincang dengan FIFA, Justin Hubner mengaku tidak mengenal timnas St. Kitts dan Nevis.

"Kami harus menunjukkan siapa kami dan apa yang bisa kami lakukan di lapangan. Saya tidak tahu banyak tentang lawan pertama, tetapi saya tidak takut. Kami ingin menunjukkan kualitas kami dan memenangkan pertandingan," ujar Hubner.

Berdasarkan ranking FIFA, St. Kitts dan Nevis yang berasal dari Concacaf menempati peringkat ke-154 dan ranking FIFA. Pestasi tertinggi St. Kitts dan Nevis adalah menjadi runner up Piala Karibia pada 1997.

Di mata Hubner, FIFA Series 2026 bisa menjadi ajang pembuktian bagi Indonesia. Setelah mencapai babak empat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia perlu melanjutkan tren bagus dengan mendapatkan banyak poin dari pertandingan melawan tim-tim kuat.

"Ini kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan kualitas dan seberapa bagus kami sebagai tim. Sebagai sebuah negara, ini penting karena orang-orang bisa melihat kemampuan kami. Sekarang kami harus membuktikan bahwa kami akan memanfaatkan kesempatan ini," ucap Hubner.

Dalam kesempatan tersebut, pemain asal Fortuna Sittard ini mengungkapkan kondisi ruang ganti Timnas Indonesia yang tetap positif kendati gagal dalam ronde empat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Kami tidak menyangka beberapa hasil yang terjadi, tetapi perasaan di dalam tim sangat bagus," tutur Hubner.

"Kami masih bisa berkembang jauh lebih baik. Kami bermimpi untuk bermain di Piala Dunia atau melakukan hal yang lebih baik di Piala Asia."

(sry/abs)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK