Veda Ega Ternyata Sudah Punya Firasat Podium Sebelum Race Moto3 Brasil
Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama, ternyata sudah punya firasat bisa merebut podium ketiga sebelum balapan Moto3 Brasil 2026.
Veda Ega meraih hasil fantastis dengan finis ketiga Moto3 Brasil yang berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, akhir pekan lalu.
Pembalap kelahiran Gunung Kidul itu ternyata sudah mengungkapkan firasatnya sebelum balapan kepada mekanik Honda Team Asia.
"Firasat sebelum balapan di Brasil kemarin, mungkin sudah ada. Memang sejak saya hari pertama datang ke sirkuit itu saya seperti punya feeling yang bagus dan pas track walk juga saya lihat layout sirkuitnya, saya senang," kata Veda Ega dalam wawancara via zoom kepada awak media, termasuk CNNIndonesia, Kamis (26/3).
"Dan, saat track walk mekanik sempat tanya ke saya, 'Di mana posisimu Minggu ini?' Terus saya bilang, "Posisi tiga di depan." Ternyata benar," ujar Veda Ega menambahkan.
Veda Ega memulai hari pertama dengan finis kedelapan di sesi latihan bebas pertama, Jumat (20/3). Di FP1 itu, ia sempat mengukir catatan waktu tercepat.
Performa Veda semakin membaik di sesi practice. Ia mampu jadi pembalap ketiga tercepat di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania. Veda mengukir catatan waktu terbaik 1 menit 30,310 detik saat melahap satu putaran sirkuit.
Memasuki hari kedua, pembalap berusia 17 tahun itu sempat mengalami penurunan di FP2. Veda Ega hanya menempati posisi ke-12.
Namun berhasil memperbaiki rapornya dengan mengamankan posisi start keempat di kualifikasi. Catatan waktunya hanya kalah dari Joel Esteban, Valentin Perrone, dan Hakim Danish.
Hasil yang diraih pada hari pertama dan kedua tergambar saat balapan Moto3 Brasil, Minggu (22/3). Veda Ega yang sempat tercecer di 10 besar bisa bangkit untuk merebut podium ketiga.
"Jadi memang dari hari pertama feeling-nya sudah bagus. berlanjut di freepractice, saat FP1 dalam kondisi basah juga feeling-nya bagus, dan sampai race. Jadi, ya memang sudah ada feeling bagus," tutur Veda Ega.
Hasil positif di GP Brasil membuat Veda Ega cetak sejarah baru. Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu raih podium di level grand prix.
(jun)