Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Dihajar Bosnia Lewat Adu Penalti

CNN Indonesia
Rabu, 01 Apr 2026 04:46 WIB
Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai kalah dalam adu penalti 4-1 (1-1) dari Bosnia dan Herzegovina dalam final playoff, Rabu (1/4) dini hari WIB.
Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Bosnia dalam final playoff. (REUTERS/MATTEO CIAMBELLI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai kalah dalam adu penalti 4-1 (1-1) dari Bosnia dan Herzegovina dalam final playoff Grup A di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4) dini hari WIB. 

Asa tampil di Piala Dunia 2026 membuat Italia menggebrak pertahanan Bosnia sejak awal permainan. Meski begitu, Bosnia lebih mendapatkan banyak peluang.

Tuan rumah mendapatkan sepak pojok pertama pada menit keempat, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol setelah pertahanan Italia lebih dulu membuang bola.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bosnia mendapatkan peluang pertama pada menit ketujuh melalui tembakan Ermedin Demirovic dari dalam kotak penalti, tetapi bisa digagalkan kiper Ganluigi Donnarumma.

Bosnia mengontrol permainan dengan baik melalui operan-operan pendek. Mereka bermain dengan sabar sembari menunggu celah di pertahanan Italia sebelum kembali menekan.

Kendati Bosnia lebih banyak menguasai permainan dan serangan, nyatanya Italia bisa lebih dulu unggul pada menit ke-15 lewat sepakan penyerang Moise Kean.

Gol Kean itu bermula dari kesalahan kiper Nikola Vasilj yang salah membuang bola. Bola yang ditendang Vasilj dipotong Nicolo Barella yang kemudian dioper ke Kean.

Kean yang dalam posisi kosong langsung melepaskan tembakan kaki kanan mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang Vasilj. Italia unggul 1-0.

Donnarumma kembali membuat penyelamatan pada menit ke-21 saat mementahkan peluang gol Ivan Basic. Tampil di depan pendukungnya sendiri membuat Bosnia bermain dengan penuh kepercayaan diri.

Demirovic hampir membuat skor imbang 1-1 pada menit ke-38 jika sundulannya yang memanfaatkan umpan silang tidak melebar tipis di sisi kiri gawang Italia.

Italia harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-41 setelah Alessandro Bastoni dikartu merah wasit Clement Turpin karena menjegal Amar Memic.

Saat itu Memic dalam posisi memiliki keuntungan mencetak gol, namun sebagai orang terakhir Bastoni melakukan tekel keras. Babak pertama berakhir 1-0 untuk Italia.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bosnia dengan terus menyerang Italia pada babak kedua. Peluang Kerim Alajbegovic pada menit ke-51 juga belum bisa menggetarkan gawang Azzurri karena penyelamatan dari Donnarumma.

Kiper Manchester City itu membuat sejumlah penyelamatan penting yang membuat gawang Italia selamat dari kebobolan banyak gol.

Moise Kean membuang peluang emas pada menit ke-60 yang bisa membuat Italia unggul 2-0. Saat itu Italia melakukan serangan balik. Dengan kecepatannya, Kean melewati sejumlah pemain lawan yang membuat pertahanan tinggi.

Saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Vasilj, tendangan kaki kanan Kean masih melambung di atas mistar gawang.

Federico Dimarco juga gagal menambah keunggulan bagi Italia setelah tembakannya dari dalam kotak penalti melebar di sisi kanan pada menit ke-77.

Nahas bagi Italia, setelah bermain dengan 10 orang, mereka kebobolan usai Bosnia menyamakan skor jadi 1-1 pada menit ke-79.

Haris Tabakovic membuka harapan bagi Bosnia usai membuat skor imbang. Gol itu bermula dari umpan silang dari sisi kanan yang disundul Demirovic. Donnarumma bisa menggagalkan sundulan Demirovic.

Akan tetapi bola liar masih bergerak di depan gawang Italia. Saat itu juga Tabakovic tidak menyia-nyiakan bola rebound tersebut dengan sontekan kaki kiri.

Tanpa tambahan gol pada sisa laga, skor imbang 1-1 bertahan hingga usai. Pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Pada babak tambahan pertama, Italia memiliki kans unggul 2-1 pada menit ke-106, hanya saja tendangan pemain pengganti Francesco Pio Esposito digagalkan Vasilj.

Bosnia melanjutkan dominasi mereka pada babak tambahan kedua. Akan tetapi pertahanan solid Italia dan penampilan gemilang Donnarumma membuat peluang Bosnia gagal berujung gol.

Tembakan Benjamin Tahirovic dari luar kotak penalti pada menit ke-119 belum mengarah ke gawang Italia. Tanpa gol dalam dua babak tambahan, laga berlanjut ke adu penalti.

Dalam adu penalti, Bosnia dan Herzegovina menang 4-1 atas Italia. Seluruh penendang penalti Bosnia sukses menjalankan tugas, sedangkan Italia memiliki dua pemain yang gagal dalam adu penalti: Francesco Esposito dan Bryan Cristante. Hanya Sandro Tonali yang sukses sebagai eksekutor.

Kemenangan itu membuat Bosnia dan Herzegovina lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara Italia kembali gagal bermain di Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun setelah 2018 dan 2022.

Susunan Pemain Bosnia vs Italia:

Bosnia: Vasilj; Memic, Katic, Muharemovic, Kolasinac; Dedic, Sunjic, Basic; Bajraktarevic, Demirovic, Dzeko.

Italia: Donnarumma; Mancini, Bastoni, Calafiori; Politano, Tonali, Locatelli, Barella, Dimarco; Moise Kean, Retegui.

[Gambas:Video CNN]

(sry/sry) Add as a preferred
source on Google