Mbappe Sempat Berpikir Pensiun dari Timnas Prancis
Kylian Mbappe mengaku sempat berpikir untuk meninggalkan timnas Prancis setelah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan saat Les Bleus gagal di Euro 2020 di 2021.
Momen Mbappe berpikir pensiun adalah ketika banyak caci maki yang datang saat Prancis gagal di Euro 2020. Datang dengan status sebagai juara Piala Dunia, Prancis tersingkir oleh Swiss di babak 16 besar lewat adu penalti.
"Saat itu saya ingin meninggalkan tim nasional. Saya sadar bahwa saya menempatkan Prancis sangat tinggi dalam prioritas saya, namun begitu saya gaga, banyak orang yang mulai memanggil saya sebagai monyet dan mengejek saya."
"Saya berkata pada diri saya:'Apakah orang-orang ini adalah sosok orang yang saya perjuangkan ketika bertarung di lapangan?," tutur Mbappe dalam wawancara dengan The Bridge, seperti dikutip dari Football Espana.
Saat itu, duel Prancis vs Swiss berakhir imbang dengan skor 3-3 setelah 120 menit. Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti. Dalam adu penalti, Mbappe jadi satu-satunya pemain yang gagal mencetak gol.
Prancis pun tersingkir dini dan gagal mengawinkan gelar Piala Eropa dengan Piala Dunia. Les Bleus tak mampu mengulang prestasi era Zinedine Zidane dan kawan-kawan pada era akhir 90-an.
"Saya jatuh dari titik yang sangat tinggi karena turnamen pertama sama bersama Prancis adalah Piala Dunia 2018, saya memenangkannya."
"Saya seperti pahlawan nasional, saya masih sangat muda. Dan kemudian di turnamen berikutnya, saya mendapatkan perlakuan seperti itu. Jelas itu berat," kata Mbappe.
Mbappe sendiri pada akhirnya tetap melanjutkan karier di timnas Prancis. Ia tampil gemilang di Piala Dunia 2022 dan mencetak hattrick di final. Namun ia harus melihat Prancis kalah dari Argentina dalam adu penalti.
Kini Mbappe akan kembali memimpin Prancis dalam Piala Dunia 2026. Ia bakal diharapkan sebagai motor utama yang mampu membawa kejayaan Prancis.
(ptr)