Pelatih Vietnam Pusing Pikir Taktik Lawan Indonesia di Semifinal AFF

CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 12:57 WIB
Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Vietnam di semifinal Piala AFF Futsal 2026. (Arsip FFI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih timnas futsal Vietnam, Diego Giustozzi mengaku kewalahan memikirkan taktik lawan Timnas Futsal Indonesia di semifinal Piala AFF Futsal 2026.

Juru taktik asal Argentina itu memandang Indonesia sebagai tim berkualitas tinggi baik dalam aspek individu maupun kolektif. Karenanya, Giustozzi pusing mencari cara untuk mengatasinya.

"Saya punya banyak masalah memikirkan taktik dan kualitas dari pemain Indonesia," kata Giustozzi dalam sesi jumpa pers jelang laga, Kamis (9/4).

Jadwal Indonesia vs Vietnam di semifinal Piala AFF Futsal 2026 berlangsung di Nothanburi Sports Complex Gymnasium, Nothanburi Thailand, Jumat (10/11) pukul 17.00 WIB. Giustozzi optimistis hasil positif akan dipetik oleh timnya.

Di satu sisi, pujian kepada Timnas Futsal Indonesia dilempar oleh pelatih yang membawa Argentina juara Copa America Futsal 2015 dan Piala Dunia Futsal 2016 itu. Giustozzi menganggap tim Merah Putih sebagai yang terbaik di Asia Tenggara saat ini.

"Kami senang bisa mencapai semifinal. Ini akan jadi laga yang sulit. Kami akan menghadapi tim yang mungkin jadi terbaik di Asia Tenggara. Hector dan federasi [futsal Indonesia] bekerja dengan baik. Turnamen [AFF Futsal] terakhir juga mereka menangkan," ucapnya.

"Mereka menampilkan permainan futsal yang begitu cantik. Laga yang sudah mereka jalani [di AFF Futsal 2026] begitu apik. Karena itu saya senang bisa ada di pertandingan ini," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Giustozzi juga menyoroti wajah baru yang diorbitkan Hector Souto di Timnas Futsal Indonesia. Ada lima pemain debutan tim senior yang dibawa ke Thailand.

Mereka adalah Daniel Yeimo, Andarias Kareth, Imam Anshori, Piter Everardus, dan Muhammad Sanjaya. Situasi ini pun tak luput dari perhatian Giustozzi.



"Kami akan berjuang 100 persen di semifinal. Ini akan sulit. Mereka sudah berubah dengan beberapa pemain baru," tuturnya.

"Yang membuat sulit adalah karena mereka sudah siap. Mereka punya taktik individu dan teknik. Mereka juga memiliki taktik kolektif. Ini akan jadi semifinal yang menarik," tegasnya.

(ikw/jal)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK