Yamal Kena Rasialisme Lagi, FIFA Investigasi Islamofobia di Spanyol

CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 03:10 WIB
Lamine Yamal (kanan) kembali menjadi sasaran rasialisme benada Islamofobia. (REUTERS/Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemain Barcelona Lamine Yamal kembali menjadi sasaran rasialisme yang membuat FIFA akan melakukan investigasi.

Pemain Barcelona tersebut beberapa kali menjadi sasaran rasialisme dalam pertandingan Atletivo Madrid versus Barcelona di Stadion Metropolitano pada Sabtu (5/4).

"Pergi sana bermain dengan Maroko," diteriakkan suporter saat Yamal melakukan sepak pojok. Nyanyian 'siapapun yang tidak lompat adalah muslim' kembali terdengar. 

Tidak hanya terdengar di dalam stadion, tetapi juga di luar stadion. Nyanyian ini rupanya sengaja dilakukan untuk merusak mentalitas Yamal yang jadi andalan Barcelona.

Sebelumnya, dalam pertandingan uji coba Spanyol dengan Mesir di Stadion RCDE, nyanyian anti-Islam diteriakkan penggemar. Karena itu FIFA berinisiatif melakukan langkah investigatif.

Bahkan, pertandingan Real Madrid versus Bayern Munchen juga dihiasi hal serupa. Sebelum laga di Stadion Santiago Bernabue tersebut nyanyian Islamofobia diteriakkan. 

"Pekan ini FIFA membuka penyelidikan atas insiden yang terjadi di Stadion RCDE selama pertandingan persahabatan Spanyol dengan Mesir," tulis Football-Espana, Kamis (9/4).

"Itu [nyanyian rasialisme] tampaknya menjadi asal mula tren menjijikkan yang telah menginfeksi sepak bola Spanyol selama delapan hari terakhir," tulis Football Espana menggambarkan.

Persoalan Islamofobia ini tidak bisa dibiarkan, sebab bisa memberi dampak negatif ke sepak bola Spanyol. Oleh karena itu polisi di Catalan sedang melakukan penyelidikan. 

(abs/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK