Alasan Klub Singapura Rekrut Keisuke Honda yang Sempat Gantung Sepatu
Bos klub Singapura Albirex Jurong FC, Daisuke Korenaga, menjelaskan alasan timnya merekrut Keisuke Honda sebagai pemain.
Legenda timnas Jepang, Keisuke Honda, yang telah memutuskan pensiun dua tahun lalu, resmi dikontrak klub Singapura, FC Jurong sebagai pemain.
Honda telah mengumumkan gantung sepatu sejak 2024. Paro FC yang berasal dari Bhutan, jadi klub terakhir yang secara resmi mengontraknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pada Jumat (10/4), secara mengejutkan Keisuke Honda resmi bergabung dengan FC Jurong Singapura bukan sebagai pelatih tapi sebagai pemain.
"Mendatangkan Honda ke klub lebih dari sekadar merekrut satu pemain. Untuk membangun kastil yang megah, Anda membutuhkan batu fondasi yang kokoh," kata Daisuke Korenaga dikutip dari The Japan Times.
"Di atas landasan itu, kami menuangkan pengalaman, visi, dan semangat kelas dunia. Bersama Keisuke Honda, kami bertekad untuk membangun warisan yang akan membawa klub ini maju selama 100 tahun ke depan," ucap Korenaga menambahkan.
Honda telah membela 11 klub profesional sepanjang kariernya, termasuk AC Milan dan CSKA Moskow.
Perjalanan karier Honda sudah melanglang buana ke enam benua. Bermula dari Jepang, Honda telah mencicipi kompetisi Australia, Brasil, Belanda, Rusia, Italia, Meksiko, Azerbaijan, dan Lithuania.
Jurong FC sebenarnya adalah klub satelit asal Jepang, Albirex Nigata. Tim ini kemudian berganti nama jadi FC Jurong sebagai bagian dari perombakan untuk tampil di Liga Singapura.
Selama karier profesionalnya, Honda mencatatkan 105 gol dan 81 assist dari 503 penampilan bersama 12 klub, termasuk AC Milan selama tiga tahun.
Bersama timnas Jepang, pria kelahiran Settsu, Osaka ini mengumpulkan 98 cap dengan 37 gol dan 23 assist, serta tampil di tiga edisi Piala Dunia (2010, 2014, dan 2018).
(rhr/rhr/jal) Add
as a preferred source on Google