Skenario Juara Liga Inggris usai Arsenal Kalah: Ditentukan Selisih Gol
Gelar juara Liga Inggris musim ini bisa ditentukan dengan selisih gol setelah Arsenal kalah 1-2 dari Bournemouth.
Arsenal yang tengah menjadi pemuncak klasemen sekaligus favorit juara Premier League tersandung usai digilas Bournemouth, 1-2, dalam pertandingan pekan ke-32 di kandang sendiri, Emirates, Sabtu (11/4).
Gol-gol kemenangan Bournemouth dicetak Eli Kroupi dan Alex Scott, sementara Arsenal hanya bisa membalas dengan penalti Viktor Gyokeres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan dari Bournemouth membuat selisih poin Arsenal dengan Manchester City tidak berubah, tetap 9 poin. Sementara Man City masih memiliki 2 laga yang belum dimainkan, termasuk melawan Chelsea pada Minggu (12/4).
Hasil buruk itu jadi kekalahan ketiga Arsenal dalam empat pertandingan. The Gunners diperkirakan bisa mendapat hasil buruk lain karena harus menghadapi Sporting CP di Liga Champions dan melawan laga krusial lawan Man City, pekan depan.
Apabila Man City memenangkan delapan pertandingan terakhir dan Arsenal memenangkan lima laga tersisa, Premier League akan ditentukan oleh siapa yang mencetak gol terbanyak, menurut laporan Sportbible.
Saat ini, Arsenal memiliki selisih gol +38, sementara Man City mengoleksi +32. Dalam hal membobol gawang lawan, The Citizens lebih diunggulkan mengingat performa mereka yang sedang bagus.
Man City sendiri akan melawan: Chelsea (tandang), Arsenal (kandang), Burnley (tandang), Everton (tandang), Brentford (kandang), Bournemouth (tandang), Aston Villa (kandang) dan Crystal Palace.
Berbeda dengan Man City, jadwal Arsenal terbilang lebih berat. Klub asal London itu melawan Man City, lalu menjamu Newcastle United dan Fulham, kemudian menghadapi West Ham United.
Sebagai penutup, tim asuhan Mikel Arteta ini bentrok dengan Burnley dalam laga kandang dan Crystal Palace dalam laga tandang.
Pada musim ini Arsenal sudah 26 pekan menempati puncak klasemen. Mereka sedang mencoba mengakhiri penantian 22 tahun tanpa gelar juara Premier League setelah tiga kali beruntun finis sebagai runner up.
(sry/abs) Add
as a preferred source on Google