Respons Ketua FFI Usai Indonesia Runner Up Piala AFF Futsal
Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar bangga dengan keberhasilan tim asuhan Hector Souto finis sebagai runner up Piala AFF Futsal 2026.
"Kami dari federasi sangat bangga dengan perjuangan teman-teman timnas. Kami lihat dari awal persiapan dengan waktu persiapan yang pendek sampai sekarang jadi runner up adalah suatu prestasi yang luar biasa," kata Michael dikutip dari laman Instagram Federas Futsal Indonesia.
Michael menilai keputusan untuk menurunkan pemain-pemain muda dan debutan di Piala AFF Futsal 2026 sangat positif untuk kemajuan Timnas Futsal Indonesia.
"Ini adalah wujud komitmen kita turut memberikan kesempatan dan mendorong bagi banyak pemain-pemain muda dan banyak juga pemain yang baru debut di timnas yang kita lihat punya potensi jangka panjang dan kita akan terus berjuang, akan lebih baik lagi, dan harapannya di AFF berikutnya kita bisa memberikan kembali kemenangan di final untuk masyarakat Indonesia," kata Michael.
"Ini sudah perjuangan yang luar biasa hari ini, kita syukuri, kita tetap semangat, dan tegakkan kepala kita. Terus maju ke depan," ujar Michael menambahkan.
Timnas Futsal Indonesia gagal mempertahankan gelar juara di Piala AFF Futsal 2026 setelah takluk 1-2 dari tuan rumah Thailand pada partai final di Nonthaburi Hall, Bangkok, Minggu (12/4).
Pada pertandingan ini Indonesia sempat unggul terlebih dahulu melalui sontekan Andres Dwi Persada Putra di menit ke-16 usai memanfaatkan umpan dari kick in cepat.
Namun tak lama kemudian Thailand dapat penalti dari titik kedua setelah Indonesia melakukan enam pelanggaran. Kapten Thailand Itticha Praphaphan yang menjadi eksekutor sukses mengecoh kiper Indonesia untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat laga babak pertama tersisa dua detik terakhir.
Kemudian, Thailand berhasil berbalik unggul menjadi 2-1 lewat tendangan keras Panat Kittipanuwong. Skor 2-1 untuk kemenangan Thailand bertahan hingga laga usai.
Thailand pun keluar sebagai juara Piala AFF Futsal 2026, sedangkan Indonesia harus puas menjadi runner up.
(rhr/rhr/rhr)