Marie-Louise Eta Ukir Sejarah Pelatih Wanita Pertama di Liga Top Eropa
Marie-Louise Eta mengukir sejarah menjadi wanita pertama yang menjadi pelatih klub sepak bola putra di liga top Eropa.
Eta resmi diperkenalkan sebagai pelatih sementara Union Berlin pada Sabtu (11/4). Jika dalam lima laga tersisa Liga Jerman musim ini performa tim naik, akan dikontrak permanen.
Wanita 34 tahun ini menggantikan posisi Steffen Baumgart bersama asistennya Danio de Souza dan Kevin McKenna setelah tim kalah dari Heidenheim, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada 2023, Eta sudah mengukir sejarah sebagai asisten pelatih wanita pertama di liga top Eropa. Liga top yang dimaksud adalah Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, dan Jerman.
"Saya sangat senang klub telah mempercayakan tugas yang menantang ini kepada saya. Salah satu kekuatan Union selalu, dan tetap, adalah kemampuan untuk bersatu dalam situasi seperti ini."
"Saya yakin kita akan mengamankan poin-poin penting tersebut. Mengingat selisih poin di bagian bawah klasemen, posisi kami di Bundesliga belum aman," kata Eta dilansir dari Sky Sports.
Saat ini Union Berlin berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Bundesliga 2025/2026. Kendati demikian posisi Union belum ada dari ancaman degradasi dalam sisa laga musim ini.
Debut Eta bersama Union akan tercipta dalam laga melawan Wolfsburg pada Sabtu (18/4). Laga kandang ini tidak akan mudah sebab Wolfsburg sedang berjuang lolos dari degradasi.
Eta merupakan mantan pemain tim nasional putri Jerman dan sejumlah klub, seperti Wender Bremen dan Hamburger SV. Sebagai pelatih ia adalah pelatih Jerman Putri U-15 hingga U-19.
(abs/rhr) Add
as a preferred source on Google