Presiden Meksiko Ungkap FIFA Tolak Permintaan Iran di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Selasa, 14 Apr 2026 18:14 WIB
FIFA disebut tolak permintaan Iran pindah venue di Piala Dunia 2026. (REUTERS/MOLLY DARLINGTON)
Jakarta, CNN Indonesia --

FIFA diyakini telah menolak permintaan Iran untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat (AS) ke Meksiko. Hal tersebut dikonfirmasi Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.

Keputusan ini diambil setelah Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sebelumnya mengajukan permohonan relokasi dengan alasan kekhawatiran keamanan, menyusul konflik Iran, AS, dan Israel.

Namun, FIFA menilai pemindahan venue dalam waktu singkat bukan hal yang memungkinkan.

"FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya," kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City dikutip Sportbible.

"Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA," ucap Sheinbaum menambahkan.

Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara tuan rumah yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama dengan 48 tim peserta yang dibagi ke dalam 12 grup.

Iran menjadi salah satu tim yang sudah memastikan tiket ke putaran final sejak Maret 2025, setelah finis sebagai juara grup di kualifikasi Asia. Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Sesuai jadwal, seluruh laga Grup G akan tetap digelar di Amerika Serikat. Iran akan memulai perjalanan mereka melawan Selandia Baru pada 16 Juni di Stadion SoFi, California. Setelah itu, mereka menghadapi Belgia pada 21 Juni di venue yang sama.

Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Lumen Field, Seattle pada 27 Juni.

Sebelumnya, Meksiko sempat menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah pertandingan Iran. Hal itu muncul setelah adanya pernyataan dari Presiden AS Donald Trump yang menilai keikutsertaan Iran di Piala Dunia berisiko bagi keselamatan.

Meski demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan tidak ada perubahan rencana. Setelah bertemu dengan pemain, pelatih, dan ofisial Iran di Turki pada 31 Maret, Infantino menegaskan semua berjalan normal.

"Iran akan berada di Piala Dunia. Kami sangat senang karena mereka adalah tim yang sangat, sangat kuat, saya sangat bahagia. Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian. Saya sudah melihat timnya, saya sudah berbicara dengan para pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja," kata Gianni Infantino.

(jun/jun/ptr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK