Alasan Viktor Axelsen Putuskan Pensiun dari Badminton

CNN Indonesia
Rabu, 15 Apr 2026 15:40 WIB
Atlet asal Denmark, Viktor Axelsen, mengungkapkan alasan memutuskan pensiun sebagai pebulutangkis profesional pada Rabu (15/4).
Viktor Axelsen pensiun karena cedera punggung yang belum juga pulih. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Atlet asal Denmark, Viktor Axelsen, mengungkapkan alasan memutuskan pensiun sebagai pebulutangkis profesional pada Rabu (15/4).

Keputusan pensiun tersebut diumumkan Viktor Axelsen melalui unggahan pada media sosial Instagram. Sebelumnya Axelsen juga berbincang dengan Badminton Europe tentang keputusan gantung raketnya ini.

Axelsen pensiun dengan status dua kali juara Olimpiade pada 2020 dan 2024, selain itu dia kampiun pada dua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi cedera yang berulang memaksa Axelsen gantung raket lebih cepat. Demi kesehatannya di masa depan, pemain 32 tahun itu terpaksa mengambil keputusan pensiun.

"Seperti yang diketahui banyak orang, saya telah berjuang dengan masalah punggung saya selama beberapa waktu. Setelah menjalani operasi pada bulan April tahun lalu dan melalui proses rehabilitasi yang panjang, sayangnya saya mengalami kemunduran pada bulan Oktober," ujar Axelsen.

"Sejak turnamen tersebut, saya tidak dapat bermain atau berlatih pada level yang dibutuhkan. Saya tidak dapat bermain atau berlatih karena rasa sakit, dan itulah sebabnya saya terpaksa mengambil keputusan yang sangat sulit ini," ucap Axelsen menambahkan.

Pemain kelahiran Odense, Denmark, itu mengatakan, keputusan pensiun diambil setelah berkonsultasi dengan dokter yang merawatnya pada cedera sebelumnya.

"Keputusan ini telah dibuat setelah berkonsultasi dengan ahli bedah yang mengoperasi saya tahun lalu, serta dokter-dokter yang telah bekerja sama dengan saya. Mereka mengatakan bahwa dengan rasa sakit yang saya alami sekarang, mungkin diperlukan operasi lain, dan jika itu tidak berjalan dengan baik, prosedur yang lebih serius mungkin diperlukan."

"Bagaimanapun, itu berarti saya tidak akan dapat berkompetisi di level yang dibutuhkan. Jadi, ini hanyalah tubuh saya yang memberi tahu saya untuk berhenti, dan saya harus mengikuti saran dokter saya," tutur Axelsen.

Di satu sisi, Axelsen merasa pensiun pada saat ini menjadi keputusan yang tidak adil baginya. Namun dia tidak memiliki pilihan.

"Membuat keputusan ini sangat sulit dan terkadang terasa tidak adil. Pada saat yang sama, tubuh saya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama bertahun-tahun, dan saya melihatnya sebagai hak istimewa yang besar untuk dapat bermain, berlatih, dan memenangkan begitu banyak turnamen besar di level tertinggi."

"Sangat sedikit orang yang dapat mengalami apa yang telah saya alami dan bertemu begitu banyak orang yang luar biasa. Itulah mengapa saya melihat kembali karier saya dengan sukacita," ujar Axelsen.

[Gambas:Video CNN]

(sry/rhr) Add as a preferred
source on Google