Striker Persija Murka, Tendangan Kungfu Fadly Alberto Tak Layak Ditiru

CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2026 00:10 WIB
Striker Persija Eksel Runtukahu menegaskan tendangan kungfu yang terjadi pada laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 di EPA U-20 tak pantas dicontoh.
Pemain Bhayangkara FC U-20 Fadly Alberto Hengga melepaskan tendangan kungfu ke pemain lawan. (Dok Dewa United)
Jakarta, CNN Indonesia --

Striker Persija Jakarta, Eksel Runtukahu menegaskan tendangan kungfu yang terjadi pada laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 di Elite Pro Academy (EPA) U-20 tak pantas dicontoh oleh siapapun.

Sebagai pemain, Eksel tak menampik dinamika bisa terjadi dalam sebuah pertandingan. Namun menurutnya, seorang pesepakbola harus mampu mengendalikan emosi dalam situasi tertentu.

"Dari pemain harus lebih tenang, atur emosi, dan sabar. Semua agar bisa berjalan dengan baik pertandingan itu," kata Eksel dalam konferensi pers jelang laga PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta, Selasa (21/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain 27 tahun itu menilai kekerasan tak berbuah apapun selain kerugian. Terlebih, ia berpendapat laga sepak bola merupakan konsumsi publik untuk semua usia.

"Supaya tidak ada insiden yang seperti kemarin karena merugikan semua. Tidak baik melihat pertandingan yang Bhayangkara lawan Dewa itu karena banyak anak muda yang melihat dan tidak patut dicontoh," ucap Eksel.

Sementara pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza meminta pelaku aksi brutal di EPA Super League 2025/2026 untuk mendapat sanksi berat.

"Tentang Dewa U-20 lawan Bhayangkara, saya sedih sekali terjadi seperti itu. Sebenarnya, saya pikir harus ada denda itu serius untuk situasi seperti itu," kata Souza.

Sebelumnya, catatan kelam sepak bola Indonesia bertambah setelah laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 berakhir penuh amarah.

Laga yang jadi bagian Elite Pro Academy (EPA) U-20 do Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) itu diwarnai aksi tendangan kungfu yang dilakukan pemain Bhayangkara FC Fadly Alberto Hengga yang berisiko fatal.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/ikw/rhr) Add as a preferred
source on Google