Megawati dkk Jalani Persiapan Ekstra Hadapi Grand Final Proliga 2026

CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 18:55 WIB
Jakarta Pertamina Enduro akan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Para pemain Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mempersiapkan stamina ekstra untuk melakoni pertandingan melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam grand final Proliga 2026 yang menggunakan format best of three.

JPE akan melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di GOR Amongrogo, Yogyakarta mulai Jumat (24/4).

"Semua tim saya yakin mempersiapkan diri karena ini agak baru pertama kali bagi Proliga di Indonesia, yang kita mainnya adalah best of three. Jadi yang penting adalah stamina," kata Manajer JPE, Widi Triyoso usai sesi latihan di GOR Amongrogo, Kamis (23/4).

Widi menekankan, JPE jelas mengincar kemenangan sekaligus pada dua leg pertama. Persoalannya, bagaimana stamina para pemain nantinya bisa tetap terjaga di gim kedua apabila berhasil menang di gim pertama.

Salah satunya adalah dengan menginstruksikan kepada Megawati Hangestri cs untuk fokus ke pemulihan stamina pascalaga.

"Kita tim dan tim pelatih, dan kita sedang menyiapkan untuk suatu strategi apabila seandainya kita sudah menyelesaikan pertandingan malam ini, kita harus segera kembali ke base," katanya.

"Base, base home kita. Tidak terlalu banyak euforia tidak harus segala macam. Karena pemain perlu recovery. Apakah itu dengan metode pendinginan es, dengan tim medis kita yang memberikan [pemulihan] stamina, karena untuk besok pertandingan berikutnya itu penting sekali," sambungnya.

Bersamaan dengan itu, kata Widi, skuad JPE juga harus bergelut dengan penyesuaian kondisi fisik. Menurutnya, beberapa pemain mengalami flu dan batuk imbas faktor cuaca.

"Kita treatment, terus di-treatment, pengobatan. Dan tidak sembarang obat, apalagi pemain asing, dia tidak mau dengan obat-obatan lokal yang khawatir kalau nanti tidak sesuai, tidak sesuai. Dia sangat menjaga, apalagi [pemain] timnas-timnas. Pemain luar yang profesional itu dia mesti bawa perobatan dia sendiri, kecuali yang manual, bukan yang diminum atau ditelan. Seperti kerokan dan sebagainya," paparnya.

Laga besok akan menjadi kesempatan bagi JPE untuk merebut gelar juara Proliga keempat mereka. Widi mengatakan timnya ingin mengulang prestasi sebagai tim terbaik di GOR Amongrogo seperti edisi 2018 dan 2025.

Untuk itu timnya sejak setelah putaran pertama dan kedua telah melakukan perombakan pemain, khususnya penggawa asing dan reposisi amunisi lokal.

Widi menjelaskan pemain-pemain JPE turut menaruh kepercayaan tinggi kepada pelatih JPE, Bulent Karslioglu, yang menurutnya punya segudang strategi buat memenangi tiap duel.

"Kita melakukan improvement, setelah putaran satu dan dua kita kan melakukan perombakan pemain. Terutama pemain asing dan juga posisi-posisi pemain lokalnya kan oleh coach, coach kita itu coach yang pengalaman 28 tahun, jadi head coach terus, bukan asisten coach ya. Sudah luar negeri itu. Dan dia punya banyak sekali, mungkin ratusan ribuan strategi di kepalanya itu."

"Menurut saya, saya udah megang ini (JPE) kan belasan tahun ya, tapi menurut saya ini coach yang paling banyak idenya, paling banyak strateginya, dan variatif gitu," pungkasnya.

(kum/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK