Awas Gol dan Pelanggaran Ajaib di Akhir Musim Super League

CNN Indonesia
Jumat, 24 Apr 2026 20:38 WIB
Kompetisi Super League 2025/2026 bakal menghadapi kontroversi gol dan pelanggaran pada akhir musim ini karena terkait juara dan degradasi.
Pertandingan Dewa United vs Persib memunculkan sejumlah isu melemahkan keputusan wasit. (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kompetisi Super League 2025/2026 mulai memasuki fase krusial, karena itu gol-gol dan pelanggaran kontroversial perlu diminimalisir.

Dari kompetisi kasta tertinggi ini sedikitnya ada dua gol menjadi perhatian dalam satu pertandingan terakhir. Dua gol yang jadi sorotan itu dialami Persib Bandung dan Malut United.

Gol Dewa United ke gawang Persib pada pekan ke-28 menimbulkan kontroversi. Pasalnya, sebelum Dewa menciptakan gol kedua, ada peristiwa bola melewati garis permainan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan, Komite Wasit PSSI mendukung keputusan sah gol tersebut. Bola dianggap belum sepenuhnya keluar, meski seolah terlihat sudah melewati garis lapangan.

Baru-baru ini, gol Malut United ke gawang Persebaya dianulir wasit. Yang jadi perdebatan, hakim garis mengangkat bendera tanda offside, sedangkan wasit tengah menyebut handball.

Dari tayangan ulang televisi terlihat dengan jelas tak ada handball sebelum gol tercipta. Keputusan offside juga bisa diperdebatkan, sebab pergerakan pemain tampak wajar.

Jika tidak diantisipasi dengan baik, isu-isu adanya permainan di akhir kompetisi, menyangkut gelar juara dan degradasi, bukan membuat citra dan nilai Super League tercoreng. 

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, sadar betul ada potensi peristiwa kontroversial membesar. Karena itu pula operator kompetisi bertekad membenahi kekurangan yang terjadi.

"Kami bersama Komite Wasit PSSI terus berupaya memastikan setiap pertandingan berjalan adil dan profesional," kata Ferry dalam rilis resmi I.League soal isu yang berkembang ini.

Penerapan video assistant referee (VAR) akan dioptimalkan. Pada saat yang sama wasit yang akan bertugas mendapatkan arahan dan bimbingan dari Komite Wasit PSSI.

Yang pasti, berkaca dari musim-musim sebelumnya, selalu ada nila setitik yang siap merusak susu sebelanga. Nila itu bisa berasal dari keputusan wasit, sehingga sangat perlu diperhatikan serius. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva) Add as a preferred
source on Google