Liga Italia Diserbu Skandal Wasit Lagi, Inter Milan Ikut Terseret

CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 12:10 WIB
Ilustrasi skandal wasit dalam Serie A yang diduga melibatkan Inter Milan. (REUTERS/Matteo Ciambelli)
Jakarta, CNN Indonesia --

Skandal wasit jadi sorotan di Liga Italia setelah Ketua Komite Wasit Italia (CAN), Gianlucha Rocchi diperiksa terkait kecurangan dalam pertandingan.

Dalam laporan CBS Sports, pemeriksaan terhadap Rocchi diawali kecurigaan terhadap keputusan wasit terkait Video Assistant Referee (VAR). Saat ini Rocchi memutuskan mundur dari jabatannya.

"Berdasarkan situasi ini, setelah persetujuan dengan AIA [Asosiasi Wasit Italia] dan demi organisasi CAN yang harus bekerja dengan ketenangan maksimal, saya memutuskan untuk mundur," kata Rocchi. 

Tuduhan yang menyasar Rocchi adalah intervensi terhadap petugas di ruang kontrol VAR. Ia ditengarai menggedor jendela ruangan VAR agar melakukan tinjauan terhadap satu insiden pertandingan.

Selain itu, penugasan wasit juga jadi persoalan. Rocchi dicurigai menunjuk wasit yang dipercaya punya kecenderungan positif terhadap tim tertentu. Di sinilah Inter Milan dibawa-bawa.

"Banyak detil yang perlu diklarifikasi, tapi menurut laporan, Rocchi melampaui wewenang petugas VAR dengan merekomendasikan peninjauan di lapangan dengan menggedor jendela ruangan VAR." 

"Kemudian menugaskan wasit yang 'disukai' beberapa klub seperti Inter Milan alih-alih klub lain," tulis CBS Sports dalam laporan mengenai skandal wasit di Serie A 2025/2026 tersebut.

Salah satu pertandingan yang dicurigai adalah duel Udinese vs Parma pada 1 Maret 2025. Kala itu, petugas VAR meninjau ada situasi handball di dalam kotak penalti Parma.

Namun ofisial VAR yang bertugas kala itu, Daniele Paterna, membatalkan handball. Alasannya karena menganggap posisi tangan masih 'wajar'. Namun, ada aksi Paterna yang mencurigakan.

Paterna diduga menoleh ke arah belakang, seolah-olah melihat seseorang, sebelum memutuskan. Sosok yang dilihat Paterna itulah yang dicurigai sebagai Gianluca Rocchi.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) belum memberi penjelasan, mengingat Presiden FIGC Gabriele Gravina sudah mengundurkan diri setelah timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. 

(abs/rhr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK