Petarung Veteran UFC Ingin Balas Dendam ke Rekan Jeka Saragih
Petarung veteran UFC, Bobby King Green, ternyata masih menyimpan dendam ke Paddy Pimblett, atlet yang pernah satu gym dengan petarung Indonesia, Jeka Saragih.
Pimblet pernah mengasah taji di MMA Fight Academy di San Diego, California. Tempat serupa juga jadi lokasi pemusatan latihan Jeka Saragih saat meniti karier di UFC.
Petarung asal Inggris itu juga pernah berinteraksi dengan Jeka ketika masih di MMA Fight Academy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebetulan pula, King Green pernah duel dengan Paddy 'The Baddy'. Pada pertarungan yang bergulir Juli 2024 itu, King Green menyerah di ronde pertama lawan Paddy. Memori inilah jadi dendam yang dimaksud.
"Ya, saya benar-benar ingin tanding ulang lawan Paddy. Ya, dia, Paddy The Baddy. Saya ingin melawan dia lagi," kata King Green kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/5).
King Green kini menjalani karier panjang di UFC sejak pertama kali naik octagon pada 2013. Di tahun ke-16 perjalanannya, sederet nama besar seperti Paddy Pimblett, Islam Makachev, Tony Ferguson, hingga Dustin Poirier pernah dihadapi. Namun nama Paddy Pimblett paling melekat di benaknya untuk kembali adu tumbuk.
"Tunggu saja setelah satu atau dua kemenangan lagi saya akan melakukannya," ujar dia.
Usia mendekati 40 tahun tak menghalangi petarung kelahiran California, 9 September 1986 itu. Akhir pekan ini, King Green akan menantang Jeremy Stephens di UFC 328, Minggu (10/5) pagi WIB.
Ditanya soal siasat merebut kemenangan, King Green memberi jawaban singkat nan padat. Atlet dengan rekor tarung 34-17 itu menargetkan wajah Jeremy Stephens untuk digebuk.
"Rencana saya adalah menghajarnya sebanyak mungkin di wajah," ucapnya.
Lebih lanjut, King Green belum berencana pensiun dalam waktu dekat. Ia mengaku tetap bersemangat dalam berduel di ajang bergengsi. Selain itu, motivasinya meraup pundi-pundi juga masih tinggi.
"Mungkin saya gila, itu rahasianya. Saya coba menghidupi hidup. Saya belum berencana pensiun karena masih ingin menghasilkan jutaan dolar. Mungkin setelah itu, baru [pensiun]. Tapi saya belum tahu," kata dia.
(ikw/nva) Add
as a preferred source on Google