Kompany: Seharusnya Ada Kartu Merah dan Penalti
Vincent Kompany menyebut Paris Saint-Germain (PSG) semestinya mendapatkan kartu merah dan Bayern Munchen dapat penalti pada leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5) dini hari WIB.
Dalam pertandingan itu Bayern Munchen diimbang PSG 1-1. Hasil tersebut membuat Bayern Munchen tersingkir karena gagal ke final Liga Champions.
Bayern Munchen tertinggal 0-1 lebih dulu berkat gol cepat Ousmane Dembele. Serangan balik cepat PSG melalui Khvicha Kvaratskhelia tidak bisa diredam tuan rumah. Akhirnya, Kvaratskhelia memberikan umpan matang bisa dieksekusi dengan baik oleh Dembele.
Tuan rumah tentu tidak tinggal diam. Hanya saja, sejumlah upaya tim asuhan Vincent Kompany ini dalam mencari gol penyeimbang menemui jalan buntu.
Solidnya pertahanan PSG membuat serangan Bayern nyaris frustrasi. Gol yang diinginkan Die Bayern baru tercipta pada menit injury time babak kedua lewat sepakan kaki kiri Harry Kane pada menit ke-90+4.
Usai pertandingan Kompany mengungkapkan kekecewaannya karena gagal ke final Liga Champions. Dia menyoroti timnya yang bisa mendapatkan penalti dan PSG yang dihukum dengan kartu merah.
"Kami lebih baik di beberapa momen, dan di momen lain mereka lebih baik. Kami berada di level yang sama. Kualitas pemain akan menentukan jenis pertandingan seperti ini, tetapi keputusan juga. Tidak ada yang menguntungkan kami, jika Anda melihat momen-momen yang diperdebatkan, semuanya selalu merugikan kami," ucap Kompany dikutip dari Bulinews.
"Saya melihat kartu merah dan penalti malam ini, tetapi wasit tidak melihatnya," ujar Kompany menambahkan.
Insiden kartu merah yang dimaksud Kompany adalah ketka bek PSG Nuno Mendes menyentuh bola dengan tangan pada menit ke-29.
Momen itu terjadi saat Konrad Laimer mencoba melewati Mendes. Bola yang diangkat Laimer mengenai lengan kiri Mendes.
Hanya saja wasit Joao Pinheiro tidak menganggap itu pelanggaran untuk Bayern. Sebaliknya, pada momen itu Laimer lebih dulu dianggap handball.
Seandainya itu keuntungan untuk Bayern, Mendes akan dikartu merah karena sudah mendapat kartu kuning pertama pada menit keenam.
Insiden lain yang kontroversial adalah ketika tendangan Vitinha yang melakukan clearance, namun bola mengenai tangan kiri Joao Neves pada menit ke-31. Wasit Pinheiro lagi-lagi tidak meniup peluit untuk momen ini.
"Saya tahu aturannya, dan bola itu berasal dari pemainnya sendiri, tetapi ayolah, dari jarak 10 meter dengan tangan di atas kepala?" tutur Kompany.
(sry/ptr)