Erick Thohir Pastikan Dana Kontingen Asian Games 2026 Aman
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memastikan dana pengiriman kontingen Indonesia ke Asian Games 2026 di Nagoya aman meski anggaran Kemenpora tengah menghadapi tekanan efisiensi.
Indonesia akan berlaga di Asian Games 2026 yang digelar di Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Di tengah isu efisiensi anggaran pemerintah, anggaran Kemenpora dikabarkan sudah menipis meski belum diketahui pasti jumlahnya.
"Tadi saya sampaikan bahwa tentu saya sebagai Kemenpora mendengarkan masukan dari KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan tentu cabang-cabang olahraga mengenai pendanaan," ujar Erick dalam acara Rapat Anggota KOI 2026 di Jakarta, Sabtu (9/5).
"Jangan pernah pertanyakan komitmen Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto mengenai komitmen beliau membangun olahraga nasional. Karena beliau adalah tokoh olahraga, beliau adalah bagian daripada olahraga nasional," ucapnya.
Terkait kekhawatiran sejumlah pihak soal dampak efisiensi terhadap induk-induk cabang olahraga, Erick meminta semua pihak tidak risau. Ia menegaskan Kemenpora terus mengefisiensikan anggaran agar tepat sasaran, termasuk untuk kebutuhan program pelatnas jangka panjang.
"Untuk Asian Games, tentu untuk pengiriman sudah aman. Kami sekarang tetap mengajukan ke Menteri Keuangan sesuai dengan direktif Bapak Presiden untuk pelatnas jangka panjang," kata Erick.
Erick menyebut Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI). Selain itu, ada pula Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI).
Erick berharap para menteri yang berlatar belakang pengurus cabang olahraga itu bisa menjadi jembatan komunikasi dalam memperjuangkan anggaran pelatnas sesuai arahan Presiden Prabowo.
Menurutnya, komunikasi antarkementerian menjadi kunci untuk memastikan program pembinaan olahraga nasional berjalan sesuai rencana.
"Dan saya berharap tentu daripada tim yang ada di kabinet sendiri, yang juga banyak pimpinan cabang olahraga. Pak Rosan itu pimpinan angkat besi yang memberikan medali emas Olimpiade, bisa membantu juga bicara dengan kabinet yang lain. Pak Menko Airlangga, ahli ekonomi, itu juga pimpinan Wushu," ujar Menpora yang juga menjabat Ketum PSSI itu.
(afr/afr/rhr)