Erick Lobi FIFA Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

CNN Indonesia
Selasa, 12 Mei 2026 13:29 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku sudah berbicara ke FIFA agar status tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 berlangsung di Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir lobo langsung FIFA agar Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2026. (Dok. PSSI Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku sudah bicara ke FIFA agar tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 diberikan ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Erick saat bertemu dengan Gianni Infantino dalam Kongres FIFA 2026 di Vancouver, Kanada, 30 April lalu. Untuk itu Erick meminta FFI bersiap.

"Kemarin di Vancouver selama Kongres FIFA, kami bicara 'Boleh enggak Indonesia diberi kesempatan?' Tapi jangan sampai ketika sudah diberikan Piala Dunia, organisasinya kacau." 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin sudah disampaikan, nanti tentu FIFA yang memutuskan," kata Erick dalam jumpa pers setelah pembukaan Kongres FFI 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5) siang.

Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar menyebut salah satu ambisi futsal saat ini adalah menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. FFI bahagia PSSI mendukung hasrat tersebut.

"Tadi Pak Erick sudah menyampaikan harapan bisa bidding untuk Piala Dunia. Tentu ini impian kita bersama untuk yang terdekat di Piala Dunia Futsal 2028," ujar Michael. 

Per Januari 2026, Michael menyebut FFI sudah resmi menyampaikan surat ketertarikan jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Namun FIFA belum mengumumkan daftar kandidatnya.

"Prosesnya tentu masih panjang karena keputusan ada di FIFA. Mungkin dari Pak Erick kebetulan baru dari Vancouver, jadi ada kongres di sana FIFA, jadi harapan kami bisa mempersiapkan itu."

"Kalaupun mungkin tidak Piala Dunia kali ini, tapi ya berikut-berikutnya. Jadi kami berharap sudah pernah tuan rumah Piala Asia, berikutnya bisa mengincar Piala Dunia juga," kata Michael. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/abs/rhr) Add as a preferred
source on Google