Florentino Perez Meledak di Konferensi Pers, Serang Barcelona

CNN Indonesia
Rabu, 13 Mei 2026 09:35 WIB
Presiden klub Real Madrid, Florentino Perez, meluapkan emosi dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (12/5) malam waktu Indonesia.
Florentino Perez mengeluarkan pernyataan soal Barcelona dalam konferensi pers, Selasa (12/5) malam. (AFP/JAVIER SORIANO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden klub Real Madrid, Florentino Perez, meluapkan emosi dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (12/5) malam waktu Indonesia.

Perez yang sudah dua kali menjabat sebagai orang nomor satu di Los Blancos, pada 2000 hingga 2006 dan 2009 hingga sekarang, tidak bisa menutup beragam kekesalan dan kekecewaan.

Pebisnis berusia 79 tahun itu mengawali konferensi pers dengan langsung menegaskan bakal tetap memimpin Madrid sembari menyerang wartawan dengan kata-kata yang menohok setelah melihat artikel yang menyatakan El Real dalam krisis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin memakai kesempatan ini untuk menanggapi orang-orang yang mengkhawatirkan saya. Saya terus memimpin klub dan perusahaan saya, yang menghasilkan 50 juta euro per tahun. Kesehatan saya sempurna. Jika saya menderita kanker, saya akan pergi ke pusat onkolgi. Itu pasti sudah dilaporkan di seluruh dunia. Itu tidak benar dan rumor itu sudah berkembang," kata Perez dilansir dari Diario AS.

Perez melanjutkan konferensi pers dengan membeberkan pencapaian klub, baik di sektor sepak bola maupun bola basket sekaligus menyatakan tidak akan terintimidasi oleh beragam terpaan.

Sebuah ucapan frontal soal Barcelona pun jadi sebuah topik yang menjadi bahasan Perez dengan mengklaim konspirasi antara badan yang bertanggung jawab atas wasit di La Liga dengan rival Madrid tersebut.

Perez mengungkit kasus Negreira yang merupakan skandal suap yang terjadi pada 2018. Ketika itu Barcelona dituduh membayar sekitar 8 juta euro kepada Jose Negreira yang merupakan mantan wakil presiden komite wasit Spanyol.

"Kasus Negreira, kasus korupsi olahraga, masih berlanjut. Ada wasit pada era itu yang masih memimpin pertandingan. Kami akan mengajukan berkas ke UEFA agar hal itu diakhiri," ucap Perez.

Perez pun menyatakan kerugian tak cuma dialami Madrid sembari berharap keseriusan UEFA dalam kasus tersebut.

"Para anggota Madrid mendukung saya dalam perang melawan Negreira dan lainnya. Bukan selalu Real Madrid yang rugi, tetapi juga tim lain. Barça selalu diuntungkan. Kita akan lihat apakah UEFA akan turun tangan dalam masalah ini, dan mereka pasti akan turun tangan."

"Tidak mungkin ada kecurigaan korupsi yang berlangsung lebih dari 20 tahun. Kita akan lihat apa yang terjadi secara pidana dan secara olahraga dengan UEFA. Kita akan lihat apa yang terjadi. Saya tidak datang ke sini agar wasit menjadi kaya raya dari uang Barcelona," ujar Perez.

[Gambas:Video CNN]

(nva/abs) Add as a preferred
source on Google