Pancasila Cup 2 Hadirkan Kategori Para-Taekwondo dari 9 Provinsi

CNN Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026 16:25 WIB
Atlet para-taekwondo memeriahkan Pancasila Cup 2 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Askar Fatih Robbani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Turnamen Taekwondo Pancasila Cup 2 2026 menghadirkan kategori para-taekwondo sebagai sarana unjuk gigi penyandang disabilitas.

Gelaran yang diadakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 15-17 Mei 2026 ini resmi dibuka pada Sabtu (16/5). Seluruh peserta termasuk atlet-para terlihat antusias mengikuti acara pembukaan.

Menurut Ketua Pelaksana acara, Remi Ramadhan El Rasyid, turnamen ini menghadirkan nuansa inklusif. Hal itu ditandai dengan mengikutsertakan atlet kategori penyandang disabilitas. 

Bagi Remi, para-atlet yang dikategorikan dalam para-taekwondo berhak memiliki sarana pertandingan. Dengan begitu, semangat atlet-para tak hanya berhenti saat latihan.

"Justru kami menyelenggarakan kategori para untuk taekwondo ini karena kami tahu bahwa atlet-atlet di daerah belum ada, belum terfasilitasi untuk menunjukkan hasil latihan mereka sejauh mana."

"Oleh karena itu Prof. Reda [pembina Universitas Pancasila], kebetulan ya teman-teman sudah kenal, beliau yang mendorong kami menyelenggarakan kategori ini," kata Remi.

Turnamen taekwondo Pancasila Cup 2 diikuti 1.200 atlet yang terbagi ke dalam empat kategori: yakni pemula, mahasiswa, umum, dan para (disabilitas). ini yang berbeda dari edisi sebelumnya.

Terkhusus kategori para, Remi menjelaskan jika pihaknya menjalin kerja sama dengan NPC (National Paralympic Comitte) Indonesia untuk mengirimkan perwakilannya dari sembilan provinsi.

"Jadi kita bekerja sama dengan NPC [National Paralympic Committee]. Nah, kalau yang semuanya kebetulan kategori ini tingkatnya tingkat nasional," kata Remi sat memberi sambutan.

"Ada tujuh universitas di Indonesia yang ikut serta dan NPC nasional Para Committee ada sembilan provinsi yang menurunkan atletnya. Kami berharap ke depan memancing provinsi-provinsi lain ikut." 

(afr/abs/nva)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK